↻ Lama baca < 1 menit ↬

Wartawan ingin dapat tunjangan dari pemerintah

“Bener, wartawan minta tunjangan pemerintah?”

“Belum minta, baru usul entah kepada siapa, supaya wartawan yang lolos uji kompetensi profesi dapat tunjangan dari pemerintah. Lantas PWI menanggapi. Di situs PWI disebut, ‘terlontar dari segelintir wartawan yang sesat pikir’.”

“Kenapa mereka pengin tunjangan?”

“Mungkin suka kikil alias tunjang.”

“Gaji wartawan itu kecil ya?”

“Tergantung medianya mau dan mampu nggak menggaji secara layak dan di atas layak, dengan mempertahankan independensi.”

“Soal tunjangan, saya pernah dengar wartawan yang ngepos di tempat tertentu dapet THR. Bener?”

“Nggak tau saya.”

“Kalo wartawan yang main amplop masih ada nggak sih?”

“Masih. Sodara saya ada. Dia cuma dapet gaji dari kantornya, tapi buka usaha sampingan di rumah, kios fotokopi dan ATK, istrinya yang ngurus. Katanya fotokopi tetep laku, kalo amplop masih lumayan, terutama amplop yang ada bubbles-nya buat ngirim barang kecil untuk jualan online.”

¬ Gambar praolah: Shutterstock, Marvel Comics

Koran mati karena tak punya lagi alasan kehadiran diri

Dua koran Amrik sepekan sekali mati

Media berita daring harus gratis?

Jangankan bayar, berita gratis saja enggan baca

Foto dan fotografer: Kian mewah bagi media?

Pemred promosikan PLN Mobile