
Sebelum lagu “Bento” (album Swami; self titled, Swami, 1989), kata bento hanya dikenal sebagian penutur bahasa Jawa. Artinya bisa kenthir, sinting, dan bisa juga semacam pekok. Ingatan soal itu muncul lagi saat saya melewati kedai HokBen di sebuah mal, di Jakbar.
Adapun arti lain yang lebih luas dipahami adalah istilah Jepang untuk nasi bekal dengan lauk. Akhirnya makna Jepanglah yang lebih dikenal, dan sudah diserap oleh KBBI.
Band Swami terbentuk setelah Sawung Jabo dan rombongannya dalam Sirkus Barock, dengan hulu ke Kelompok Kampungan dari komunitas Bengkel Teater Yogyakarta, tergerak memberi ruang kreatif kepada Iwan Fals yang mengalami pencekalan pentas.
Dalam perjalanan waktu, Yockie Suryo Prayoga masuk. Sebelumnya, Yockie, Iwan, Jabo, Naniel, Nanoe, dan Innisisri terlibat dalam Kantata Takwa dengan maecenas Setiawan Djody. Di dalamnya ada Rendra.
Lagu “Bento” sering dipertautkan dengan anak-anak Cendana, keluarga Presiden Soeharto. Padahal Djody adalah teman baik Sigit Harjojudanto. Djody, yang saat Kantata Takwa berkibar masih 40 tahun, adalah pengusaha kapal tanker minyak. Relasinya luas, dari Benny Moerdani, Gus Dur, sampai David Bowie.
Perihal kedai bento, mulanya bernama Hoka Hoka Bento (1983), yang oleh masyarakat diringkas sebagai akronim menjadi hokben. Dalam perjalanan waktu, kedai tersebut mengubah nama dagang menjadi HokBen. Lebih mudah disebut dan diingat, lagi pula penjual bento bukan hanya kedai itu.
Tentang HokBen tadi, di tempat kerja saya terakhir produknya menjadi menu makan siang istimewa setiap Senin, bergantian dengan KFC, bakmi dan nasi goreng GM, nasi rendang Pagi Sore, Yoshinoya, dan rumah makan lain. Jumlah makanan, seperti dari katering untuk hari lain, selalu melebihi jumlah karyawan. Tamu pun boleh ikut makan. Sore tiba, OB bisa membawa sajian resto itu pulang.
Soal makan gratis yang pasti bergizi di kantor itu pernah saya jadikan kaus dan infografik. Di gedung sebelumnya, pada awal bulan karyawan menerima selembar kertas berisi kupon makan, sejumlah hari kerja dalam sebulan, untuk ditukar di kantin yang mirip pujasera. Kalau nilai makanan melebihi nominal kupon silakan menombok.


