11-12 tiang berdesakan

Apa yang tampak di jalan adalah potret telanjang alam pikir pengelola kota.

▒ Lama baca < 1 menit

Rumpun tiang telepon di Jalan Raya Pondokgede, Jaktim — Blogombal.com

Ini foto biasa. Kita sering menjumpai sehingga mata kita kebal. Jumlah rumpun tiang bambu ini sebelas sampai dua belas batang. Dari arah timur saya hitung ada sebelas, sedangkan dari arah barat ada dua belas. Jarak antartiang amat rapat.

Lokasi rumpun ruang ini Jalan Raya Pondokgede, Cipayung, Jaktim. Tentu di titik lain juga ada rumpun serupa sehingga, sekali lagi, mata kita pun kebal. Termasuk kebal terhadap kabel terhubung maupun menjuntai.

Apa yang tampak di jalan raya — dari kondisi jalan, trotoar (kalau ada), drainase, orang berlalu lintas, sampai cara menata apa pun di tepi jalan, termasuk tiang dan bilbor, juga pohon — adalah cerminan alam pikir pemimpin kota.

Tentu pemimpin kota itu kolektif, bukan hanya satu dua orang melainkan sebuah korps lembaga. Kalaupun kompleks kantor kepala daerah tampak tertata, hal itu belumlah mencerminkan alam pikir mereka. Kenapa? Yang mereka urusi, yakni hal yang menjadi tanggung jawab mereka, tak sebatas dalam area di balik pagar kompleks kantor mereka. Juga tak sebatas jalan di sekitar pusat pemerintahan.

Maka dalam kampanye pilkada selalu ada pemaparan visi dan misi kandidat yang menyangkut seisi wilayah — visi itu mau menjadi apa, dan misi adalah akan melakukan apa. Setahu Anda adakah kandidat yang spesifik menjanjikan jalan umum nan nyaman tertata, termasuk bagi pejalan kaki?

Padahal para kandidat paling demen dengan kata amanah.

Tinggalkan Balasan