↻ Lama baca < 1 menit ↬

Lampu goyang itu akhirnya retak di sana-sini

Ketika ada anak kecil mulai bosan diajak bertamu oleh orangtuanya, saya tak pernah mendemonstrasikan lampu ini. Saya khawatir jika dia tertarik, dorongan akan berubah sodokan tinju bertenaga karena gemas. Untuk mencegah percobaan, atas inisiatif dia sendiri, lampu saya dudukkan pada kaki pot tanaman.

Saya menyebut lampu ini lampu goyang. Dia diberi pemberat dengan dasar cembung sehingga ketika digoyang akan kembali tegak. Karena usia dan panas bohlam, akhirnya cangkang plastiknya retak.

Lampu goyang itu akhirnya retak di sana-sini

Tempo hari saya mencuci kap serupa telur ini. Saat dicuci, makin banyak yang retak terkena tangan, bahkan ada retakan yang membentuk segi empat lalu terlepas sehingga kap jadi bolong. Retakan di banyak tempat juga menjadikan elastisitas diameter kap berubah, tak dapat menempel kuat pada dudukan, tersenggol sedikit langsung terguling. Selotip menjadi solusi. Kemarin sore saat hujan saya memperbaiki lampu goyang ini di teras. Masa pensiun dia pun tertunda sampai nanti harus membuka kap untuk mengganti bohlam.

Saya membeli lampu ini pada 2007, lima belas tahun silam, di Puri Indah, Jakbar. Harganya Rp99.000.

Lampu goyang itu akhirnya retak di sana-sini