↻ Lama baca < 1 menit ↬

Anda masih scan Peduli Lindungi di minimarket?

Tampaknya masyarakat mulai jenuh dengan aneka protokol kesehatan Covid-19 dan perniknya. Buat apa memindai kode QR dengan ponsel, saat masuk dan keluar toko kalau tak ada yang mengawasi?

Kalau memindai nggak dapat diskon. Tetapi kalau mengabaikan kode QR juga tetap boleh belanja, nggak bakalan ditolak oleh kasir.

Anda masih scan Peduli Lindungi di minimarket?

Kenapa kode QR tak ditaruh di meja kasir? Memang sih kalau kasir tak mengingatkan ya sami mawon. Tanpa memindai takkan ada transaksi? Kalau tak ada satpam, konsumen semprul bisa langsung keluar dengan alasan, “Habis, saya mau bayar kok ditolak.”

Eh, kalau harus memindai di kasir berarti cuma memindai saat keluar dong?

Saya belum pernah mencoba. Siapa tahu yang berlaku prinsip kalau mau keluar berarti tadi sudah masuk. Mirip sertifikat vaksinasi booster, kalau sudah punya berarti telah dua kali divaksin. Juga serupa gelar doktor berdisertasi, bukan honoris causa: pemegang gelar pasti sudah tamat SD, SMP, SMA, S1, dan S2.

Anda masih scan Peduli Lindungi di minimarket?