
Saya temukan istilah yang bagi saya baru, dalam Kata Hari Ini (Rabu, 13/5/2026), saat memanfaatkan aplikasi ponsel KBBI: kanatan. Tentang artinya, silakan membaca teks dalam gambar. Kamus daring yang baik memang harus memuat kata hari ini — word of the day.

Dua hari lalu saya menulis tentang higiene piring berbahan anyaman lidi. Saya tak tahu namanya. Istilah yang berlaku di lokapasar kalau bukan piring lidi ya piring biting. Malah dalam video X yang saya sematkan, sang penutur menyebutnya piring rotan.
Tadi saya menanya Chrome AI dalam peramban ponsel, tentang sebutan dalam bahasa Indonesia untuk piring berbahan anyaman lidi atau rotan, jawabannya malah piring biting dan ingka atau ingke (bahasa Bali). Tak ada kata kanatan. Besok akal imitasi pasti lebih pintar.

Itulah bahasa. Dan itulah manfaat kamus. Tak semua kata pernah kita dengar atau baca, dan tentu ada juga yang sering kita dengar namun tak kita pahami maknanya. Misalnya? Mahligai. Adapun untuk kata serapan saya pernah mencontohkan istilah prosesi. Kamus membantu kita memahami sebuah kata, termasuk kata-kata yang tak laku, misalnya karena arkais.
Dalam pemerian arti kata kanatan ada kata gaba-gaba, lengkapnya adalah “kulit gaba-gaba”. Menurut KBBI ada beberapa arti gaba-gaba. Salah satunya: “daun-daunan (terutama janur) untuk hiasan: gapura itu dihiasi dengan –” Dari arti yang itu pula ada istilah menggaba-gabai.
Sedangkan arti lain gaba-gaba misalnya:
“ikan air tawar yang ukurannya dapat mencapai 10 cm, rahang bawah lebih panjang daripada rahang atas dan terkadang meruncing, bersisik halus, berduri tajam, duri kedua sirip dubur lebih panjang daripada yang ketiga, warnanya putih transparan, tersebar di Sumatra dan Kalimantan; Parambassis apogonoides”
Nah, tentang nama ikan itu saya juga baru tahu.

