Lotisan, tema meriung masa lalu, abad lalu

Bagi sebagian orang, menikmati lotis lebih enak kalau ditemani. Tapi itu dulu.

▒ Lama baca < 1 menit
Lotis adalah jalanan sosial, lebih enak dimakan bareng orang lain — Blogombal.com
SOSIAL | Lotis adalah hidangan sosial, lebih enak dimakan bareng orang lain. Apa susahnya memakannya sendirian?

Apa? Acara lotisan? Kesan saya itu acara ibu-ibu senior, dan sekarang pun jarang. Lotis adalah rujak potong, untuk membedakannya dari rujak serut dan rujak rujak ulek.

Pria doyan — dalam arti bisa menikmati, bukan keranjingan — lotis dan rujak namun biasanya penggemar lotisan adalah perempuan. Lotisan menjadi tema untuk berkumpul. Buah dan sambal disiapkan sendiri. Hidangan tambahan berupa camilan kering juga diharapkan ada.

Lotis adalah jalanan sosial, lebih enak dimakan bareng orang lain — Blogombal.com

Misalnya pun cowok terlibat lotisan biasanya karena mengantar dan menjemput, tanpa kehadiran berlama-lama. Cewek-cewek teman SMP, SMA, dan kuliah saya senang lotisan. Ibu-ibu dulu juga. Foto-foto jadul pradigital bisa menjadi bukti kalau gambarnya masih selamat belum diserang jamur.

Perempuan generasi milenial dan yang lebih muda tentu masih suka lotis dan rujak. Tetapi untuk lotisan tampaknya tidak. Bukan hanya karena ada Gofood dan Grab Food tetapi pilihan acara meriung lebih banyak. Sarana pendukung mobilitas juga kian beragam. Ngopi bareng lebih menjadi tema, demikian pula makan bersama di kedai sejuk.

Lotis adalah jalanan sosial, lebih enak dimakan bareng orang lain — Blogombal.com

Tentang rujak, saya kehilangan satu hal: es mambo rujak. Sampai medio 1990-an masih ada warung pracangan penyedia es mambo rujak di kompleks saya. Bikinan Bu Warung.

4 Comments

mpokb Rabu 30 April 2025 ~ 21.34 Reply

Es mambo rujak merek Brasil setahu saya masih ada, Bang Paman. Made in Purwokerto..

Pemilik Blog Kamis 1 Mei 2025 ~ 01.16 Reply

Oh baru tahu merek itu saya. Kenapa bukan Puerto Rico ya? Enak kayaknya ya, kok masih bertahan

@sandalian Selasa 29 April 2025 ~ 16.32 Reply

Es mambo rujak memang fenomenal: dingin, segar, manis.. tapi pedas.. tapi enak.

Pemilik Blog Selasa 29 April 2025 ~ 21.45 Reply

Sangat betul 👍👏💯
Saya yang gak tahan pedas saja suka 😇

Tinggalkan Balasan