
Ada satu istilah dalam bahasa Jawa yang sudah diserap oleh KBBI namun sebagian orang Jawa masih berbeda mengucapkannya: wira-wiri menjadi riwa-riwi.
Dalam berita seputar capres, ada media yang menyebutkan “wara-wiri” dalam judul, misalnya Tempo. Sedangkan Kumparan menggunakan “wira-wiri”. Tempo merujuk bahasa Sunda: wara-wiri.
Yah, namanya juga bahasa. Selalu ada keragaman dalam pengucapan dan penulisan.

Wira-wiri dalam bahasa Indonesia maupun Jawa adalah mondar-mandir. Di kalangan penutur bahasa Jawa, riwa-riwi juga berarti sama dengan mondar-mandir.

Dalam penerapan istilah tadi untuk nama bus, bisa ada dua versi, dan Pemkot Surabaya, Jatim (Wirawiri) dan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta (Wara-wiri). Ah yang penting semua paham, itu semacam shuttle bus.

Riwa Riwi juga cocok untuk nama perusahaan logistik karena armada kargonya mondar-mandir seperti setrika karena banyak order.

2 Comments
Wira-wiri koyo setliko.😬
Lha yes to?