Jangan sambat harga beras mahal, sana tanam padi sendiri

Orang terbiasa dengan omongan Bowo tanpa merindukan pidatonya. Hanya pembuat meme yang suka.

▒ Lama baca < 1 menit

Prabowo Subianto menyuruh pengeluh harga beras mahal untuk menanam sendiri — Blogombal.com

Teman saya menyebut Bowo itu aleman. Teman lain bilang dia ngadi-adi baperan. Teman lain satunya lagi mengomentari pos saya kurang kerjaan, karena membahas pidato nggak penting. Seorang pembaca blog wagu ini mengutip entah siapa, “Ia berbicara maka kiamat maju sehari.” Bagi orang yang merindukan hari akhir mungkin ucapan itu optimistis.

Persoalan Bowo adalah komunikasi. Yang dia maksudkan cuma intermeso itu lebih catchy bagi warganet, dan gurih untuk meme. Esensi pidato entahlah. Di kampung, pidato Pak RT yang mengapresiasi kebersihan jalan dan got, plus pengelolaan sampah, karena partisipasi warga, akan segera terlupakan saat dia menyentil, “Jangan jorok kayak RT tetangga.” Potongan video yang beredar via WhatsApp cuma itu.

View this post on Instagram

Soal harga beras yang mahal bagaimana? Bowo seharusnya paham. Dua kali dia memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI, 2004–2009 dan 2010–2015), onderbouw Golkar, tetapi kini kabarnya tidak. Isu nilai tukar petani dari waktu ke waktu dia mestinya juga paham. Demikian pula jumlah petani gurem dan sebarannya.

Menurut Mohamad Ikhsan dari LPEM FIB UI, penyebab harga beras mahal adalah biaya struktural tinggi dalam pemasaran, yakni transpor, logistik, dan keuangan. Ongkos distribusi menjadi mahal, dan ternyata margin middlemen itu tipis (kertas kerja, 2026).

Solusi Bowo: silakan menanam tanam beras sendiri, bukan padi. Gagasan pertanian subsisten tanam beras ini orisinal. Keren. Genial. Masalah struktural bisa diatasi dengan simpel.

Lalu besok Bowo akan nyenye-nyenye apa lagi? Suka-suka dialah. Lalu blog ini akan membahas lagi? Semoga tidak.

4 Comments

mpokb Sabtu 18 Juli 2026 ~ 14.23 Reply

Mari menguatkan diri menunggu pemilu berikutnya, Bang Paman

Pemilik Blog Sabtu 18 Juli 2026 ~ 14.58 Reply

Jangan-jangan nanti nggak ada pemilu 🫣

Pemilik Blog Minggu 19 Juli 2026 ~ 00.08 Reply

Lho siapa tahu kan? Koalisi di DPR kompak, didukung militer pula.

Tinggalkan Balasan