Humor ngeselin dalam retorika Qodari

Katanya, Presiden Bowo sejak awal tak suka pemborosan. Soal mengatasi kebocoran, Bowo adalah panglima terdepan.

▒ Lama baca < 1 menit
Muhammad Qodari embuh — Blogombal.com
¬ Muhammad Qodari. Foto: Wikimedia Commons

Muhammad Qodari, kepala Badan Komunikasi Pemerintah, menanggapi demonstrasi mahasiswa dengan dua tangkisan. Pertama: sejak awal berkuasa, Bowo berfokus menghentikan pemborosan APBN. Kedua: “Kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan.”

View this post on Instagram

Lho, bikin kabinet tambun itu pemborosan. Ada tujuh menko, 41 menteri teknis, 54 wamen, dan lima pejabat setingkat menteri. Semua digaji oleh negara. Gaji pemimpin dan anak buah tak terkena pemangkasan. Mengangkat pejabat yang tidak berkompeten adalah pemborosan. Begitu pula mengangkat komisaris BUMN asal-asalan; memang sih gaji mereka bukan dari APBN.

Lalu soal kunjungan kerja Bowo ke luar negeri meskipun menurut Seskab Teddy Indra Wijaya kadang Bowo keluar duit sendiri. Halah, duit pribadi paling untuk beberapa pos pengeluaran yang porsinya sedikit. Kalau porsi duit pribadi gede, itu namanya perjalanan pribadi.

Soal MBG itu jelas pemborosan. Sudah lama dikritik masyarakat, termasuk nilai menu, kasus keracunan, sampai dapur prei pun tetap dapat tunjangan. Belum lagi belanja BGN yang semaunya. Pencopotan dan penangkapan Dadan Hindayana dan dua lainnya itu telat.

Koperasi Desa Merah Putih itu juga pemborosan. Memang modalnya bukan langsung dari APBN melainkan pinjaman dari saldo anggaran lebih APBN. Tetapi utang itu ditanggung oleh desa melalui pendebitan dana desa.

Dan kita tahu, efisiensi dan mengurang pemborosan itu tak selalu dalam ranah yang sama. Misalnya anggaran Perpustakaan Nasional dipangkas 47,6 persen, dari Rp721,7 miliar (2025) menjadi Rp378 miliar (2026). Jumlah transfer dana pusat ke daerah juga dipangkas.

Soal kebocoran, jelas bahwa sumber utama adalah tata kelola yang buruk, di dalamnya ada korupsi. Dalam debat Pilpres 2019, Bowo bilang kalau korupsi tak seberapa itu tidak apa-apa.

Humor Qodari kalah aneh dari bosnya yang akan mengawasi pengkhianat dari akhirat, yang disebut “atas”, bahkan akan mengejarnya, entah dapat menangkap atau tidak. Kata Bowo, “Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku akan turun nyari kau!”

2 Comments

Junianto Minggu 14 Juni 2026 ~ 21.03 Reply

Untunglah saya sudah lama nggak nganggep Qodari dan sebangsanya sehingga tensi saya — sebagai penderita darah tinggi — tetap terkontrol.

Pemilik Blog Minggu 14 Juni 2026 ~ 21.11 Reply

Suara ketawa ngakak Qodari yang ngeselin juga bagus lho buat alarm di ponsel

Tinggalkan Balasan