Tentu, KFC tidak péthuk

Kalau judul poster diucapkan oleh orang Jogja sebagi péthuk berarti pekok. Apa beda berkotek dan berkokok?

▒ Lama baca < 1 menit

Poster: Tentu, KFC tidak péthuk — Blogombal.com

Saya membayangkan wong Yoja membaca poster ini “péthooogggg”, dengan bunyi “o” seperti pada kata “soto”. Suku kata kedua dalam péthug diucapkan lebih dalam daripada péthuk. Konsonan “th” dilafalkan secara retrofleks seperti dalam bahasa Bali untuk kata tertentu. Kalau “t” biasa itu dental. Aksara hanacaraka punya karakter “ta” dan “tha” dalam da-ta-sa-wa-la dan ma-ga-ba-tha-nga.

Ya, serupa aksara Latin menuliskan dalam bahasa Jawa baku untuk gerobag, ojèg, dan êndhog (telur). Kalau gudeg ditulis gudhêk akan dilafalkan dengan ringan. Adapun untuk kata péthuk, anggap saja demikian tulisannya, dilafalkan dengan “u” seperti “o”. Arti péthuk adalah pekok. Tahun 1980-an ada geng remaja PTX di Jogja, konon dibaca péthuk, karena merupakan singkatan untuk Pethoux.

Perihal poster promosional KFC tentu bermaksud menirukan kokok ayam betina berkotek: petok, petok, petokkkkk! Orang berbahasa Inggris menirukannya sebagai cluck, cluck, cluckkkk!

Kalau suara ayam jago berkokok? Ini juga wilayah onomatope. Orang Jateng dan Jatim bilang kukuruyuk, orang Jabar bilang kongkerongok. Orang Jakarta dan daerah lain bilang kukuruyuk, dan diabadikan dalam lagu anak-anak “Kukuruyuk” oleh Nadja Dirja.

Dari poster KFC di atas poster Petooook, seperti halnya pada jenama ayam tepung goreng lain, ada foto daging ayam dan nasi. Menurut Anda perbandingan itu sesuai kenyataan atau tidak?

Poster: Tentu, KFC tidak péthuk — Blogombal.com

2 Comments

Junianto Jumat 1 Mei 2026 ~ 20.02 Reply

Pertama kali melihat poster ini, beberapa waktu lalu, saya tidak langsung ngeh, dan membacanya ya seperti Paman sebut dalam paragraf satu itu.

Pemilik Blog Jumat 1 Mei 2026 ~ 23.51 Reply

Lhaaaa… 🤣

Tinggalkan Balasan