
Peringatan toko buah ini tidak salah. Toko harus melindungi dagangannya. Lagi pula alpukat tidak sedang pegal linu. Tetapi konsumen juga tak dapat disalahkan karena mereka ingin mendapatkan alpukat yang tepat.
Apa, tepat? Itulah masalah alpukat. Tak mudah memilihnya. Tak gampang untuk memastikan mana yang dapat dikonsumsi sepulang dari belanja, dan kalau membeli beberapa buah lalu mana yang pas untuk dikonsumsi besok dan lusa.
Banyak panduan memilih alpukat matang. Lik Jun di Sala, Jateng, yang sering berbelanja untuk juragan kedai yang punya hubungan mesra dengannya, bahkan mencari alpukat hingga Tawangmangu, bisa membagikan tip.
Kalau saya sih tak pintar memilih alpukat. Maka saya minta tolong orang toko memilihkan. Di toko ini, si pegawai bertanya apakah semua akan saya konsumsi habis hari itu juga atau besok dan setelahnya.
Tak selamanya pilihan dia tepat tetapi tetap lebih genah ketimbang saya memiliki sendiri. Ada soal lain sih, yakni penyimpanan alpukat di rumah. Tip untuk itu juga ada.

5 Comments
Maap maap saya tidak bisa kasih tip. Yang ahli milih alpukat itu istri saya — adapun saya cuma ahli mengantar dia kulak alpukat.😁
Kompak dan mesra senantiasa 👍💐🙏
Turnuwun….
alpukat jangan dipijit, dia harus dipijat hahaha
Lalu dimakan 😅