Gelas minuman dengan tekstur berpola acak

Iseng dan membiarkan pikiran melantur itu perlu, asalkan tak merugikan orang lain.

▒ Lama baca < 1 menit

Gelas minuman di soto kudus Kembang Joyo Pondok Gede Plaza — Blogombal.com

Unik juga gelas es dalam poster di warung soto kudus dan bakso ini. Saya sebut unik karena tekstur gelas berpola acak. Lalu saya membatin lagi, itu gelas plastik ataukah gelas kaca?

Tatkala tebar pandang kian merata, ke seluruh poster terbingkai itu, sadarlah saya tak ada gelas unik. Itu semua karena kertas poster menggelembung, mungkin karena ada udara terjebak di balik kertas, namun kertas ditekan oleh kaca dalam bingkai. Bisa juga ukuran kertas melebihi sekian milimeter dari batas bingkai.

Maka saya pun teringat dulu saat memasang stiker besar pada kaca dan dinding, harus melibatkan jarum dan cutter untuk mencoblos gelembung agar udara dan air sabun yang terjebak bisa keluar.

Lalu lamunan saya tergelitik pilihan kata: pola acak. Apakah ini oksimoron, paradoks, atau contradictio in terminus? Pola (patron, pattern) adalah susunan sejumlah subjek yang berulang dan dapat ditebak arahnya sampai akhir, pasti sama. Sedangkan acak (random) adalah susunan tak menentu dari sisi bentuk dan jarak antarunsur.

Maka pola acak boleh kita sebut contradictio in terminus, artinya dua kata yang bertentangan. Kata acak membatalkan makna pola. Serupa “tertata namun tak beraturan”. Kalau oksimoron dan paradoks? Lain kali saja kita bahas. Siang jelang sore ini panas dan gerah, semoga Anda tabah menantikan buka puasa, tak tergoda segelas es.

2 Comments

Zam Senin 23 Maret 2026 ~ 14.20 Reply

iya juga.. pola tapi acak.. padahal dalam dunia komputer, random itu juga sebenernya ngga random-random amat.. bahkan bisa diprediksi hasil keluaran dari randomizer itu..

Pemilik Blog Senin 23 Maret 2026 ~ 14.58 Reply

Sangat betooollll 🤣

Tinggalkan Balasan