Masuk kedai, alas kaki harus dicopot

Beda rumah beda aturan dan kebiasaan. Ada yang melepas kaki hanya di kamar tidur.

▒ Lama baca < 1 menit

Alas kaki harus dilepas di warung penyet Bu Sungkono Duta Indah, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Pada dinding kaca kedai ayam penyet itu terpasang plakat dengan tulisan tipis, meminta pengunjung melepaskan alas kaki. Saya tidak tahu pada hari biasa bagaimana, namun karena saat ini bulan puasa mungkin tadi sore ada buka bersama secara lesehan. Mungkin juga ada salat bersama karena saya melihat sesuatu tergelar, mirip sajadah.

Tetapi misalnya setiap hari kedai melarang pengudap beralas kaki bagaimana? Bukan masalah. Hak setiap pemilik tempat, dari rumah tinggal sampai kedai, menerapkan aturan. Tamu harus menghormati aturan itu.

Alas kaki harus dilepas di warung penyet Bu Sungkono Duta Indah, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Untuk rumah tinggal, beda rumah bisa beda kebiasaan. Ada yang penghuninya biasa melepas alas kaki di seluruh rumah, ada yang menerapkan hanya di kamar tidur.

Tentu ada pula yang tak menerapkan lepas alas kaki di seluruh rumah kecuali lantai setelah dipel masih basah, atau orang yang baru datang alas kakinya berlumpur. Bagaimana kalau di rumah Anda?

6 Comments

Zam Jumat 13 Maret 2026 ~ 14.00 Reply

kalo di rumah, biasanya saya telanjang kaki.. tapi kalo di hotel, apalagi yang lantainya pakai karpet, bingung juga mau telanjang kaki apa tidak, apalagi kalo hotel tidak menyediakan sandal

Pemilik Blog Jumat 13 Maret 2026 ~ 23.07 Reply

Paling repot kalo di negeri dingin hotel tanpa karpet tanpa sandal kamar. Kita harus jinjit berjingkat

Warm Rabu 11 Maret 2026 ~ 05.20 Reply

Di rumah saya tentu saja sandal sepatu batasannya cuma sampai depan pintu, kadang masuk dikit sih sampai sofa utk lepas ikatan sepatu hehe

Kalo di rumah orangtua dulu apalagi, lantai rumah dari papan kayu berlapis karpet plastik, repot bersihinnya kalau masuk rumah pakai sendal 😀

Pemilik Blog Rabu 11 Maret 2026 ~ 08.37 Reply

Kalo di rumah panggung memang harus buka alas kaki.
BTW, paling repot saat kemarau 2023, debu banyak banget, mana tetangga lagi renovasi rumah. Lantai terasa ngeres banget. Perabot habis dilap eh berdebu lagi. Saya capek nyapu, ngepel, dan ngelap. Foto kisi-kisi penuh debu pernah saya poskan. Saat itu kabinet sampai bikin rapat dan satgas soal debu.

mpokb Selasa 10 Maret 2026 ~ 22.54 Reply

Mungkin mau ada salat tarawih di situ, Bang Paman. Jadi lantai sudah dibersihkan.
Kalau di rumah saya, seperti kebanyakan rumah orang kita, sandal luar biasanya dilepas di ambang pintu keluar. Di dalam rumah boleh nyeker atau pakai sandal rumah.

Pemilik Blog Rabu 11 Maret 2026 ~ 01.33 Reply

Pakai sandal rumah lebih nyaman 😇

Tinggalkan Balasan