
Foto di media berita hampir sama, dari satu sumber, yakni DPR, termasuk Kompas hari ini (Jumat 20/2/2026). Padahal biasanya koran itu menghasilkan foto sendiri dari peliputan di parlemen. Bahkan kantor berita Antara pun memakai foto ini.
Kapsi foto:
Ahmad Sahroni yang sebelumnya dikenai sanksi nonaktif karena melanggar kode etik DPR, Kamis (19/2/2026), kembali dilantik menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR. Tampak (kiri ke kanan) Wakil Ketua Komisi III DPR Dede Indra Permana Soediro, Ahmad Sahroni, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, berpose menyerahkan palu pimpinan seusai pelantikan.

Lalu apa yang menarik bagi saya dari foto tersebut? Tulisan “exit” pada latar belakang.
Lho bukannya itu biasa di semua bangunan yang dapat diakses publik, dari minimarket sampai diskotek, antara lain demi keamanan? Ya.
Bagi pengunjung setia, tanpa tulisan pun sudah tahu harus keluar melalui mana, bukan? Tentu. Jalan keluar sudah menjadi naluri pemakai tetap sebuah ruang rapat.
Naluri adalah satu hal, namun mengelola kesadaran bisa merupakan hal lain.

4 Comments
loh, orang ini masih ada? 🫣
menarik sih ngga, mengesalkan ya iya 😮💨
Mana yang lebih dominan, yang ngeselin atau yang nggak menarik? 🫣
Dominan ngeselinnya sih 😅