
Teks dalam judul berarti siapa ini divanya, Anda tahu? Lalu jawabannya, “Embuh!” Malam saat jalan kaki memasuki sebuah gang, saya melewati sebuah warteg bernama Diva Bahari.
Bahari, sebagai kata sifat, berarti ada hubungannya dengan laut. Maka diva bahari bisa saja putri duyung yang pandai menyanyi. Memang banyak warteg memakai kata bahari karena slogan Kota Tegal adalah Bahari — akronim dari bersih, aman, sehat, rapi, dan beriman. Kalau slogan Kabupaten Tegal? Ada yang bilang Laka-laka, artinya tiada duanya. Berarti pria sana adalah laki-laki laka-laka.
—
Sejak kapan kita akrab dengan sebutan diva? Ada yang bilang sejak muncul Inul Daratista. Tetapi ada yang berpendapat sejak ada 3 Diva, yakni Ruth Sahanaya, Titi DJ, dan Kris Dayanti.
Dahulu kala sebelum era internet, ketika saya menulis obituarium tentang Freddie Mercury (1946–1991), yang pernah berduet dengan diva Montserrat Caballé (1933–2018), seorang soprano opera Spanyol, dalam album Barcelona, seorang pembaca menelepon redaksi, menanyakan arti diva.
Rupanya saat itu, awal 1990-an, istilah diva kurang dikenal. Lagu-lagu dari album cantik itu pun sejauh saya dengar tak pernah diputar oleh stasiun radio. Lalu apakah diva harus seorang biduanita besar? Lihat saja berita tentang Diva yang menjadi Puteri Bahari Indonesia 2025. Dia bukan cewek Tegal maupun tegalan.


3 Comments
OOT: penulis artikel Puteri Bahari, Wayan Diananto, ini teman SMA saya, paman. 🫣
Bukan cewek Tegal maupun tegalan :)))
Lha kepribèn laaa…