Berzakat adalah kalcer

Dompet Dhuafa memanfaatkan ungkapan anak muda: kalcer. Makna kata dalam bahasa selalu diperkaya.

▒ Lama baca < 1 menit

Berzakat itu kalcer, kata Dompet Dhuafa — Blogombal.com

Dari kejauhan tulisan utama pada bilbor di Jalan Transyogi, Cibubur¹, Depok, Jabar, itu terbaca jelas. Berzakat itu kalcer. Huruf C berbentuk bulan sabit menjadi aksen pesan nan Islami, dengan latar bidang hijau.

Kata kalcer itulah yang menarik bagi saya. Lalu saya memotretnya. Buruk hasilnya. Saya berpikir di Instagram pasti ada. Dan benar.

Saya tak tahu kapan istilah kalcer, terutama secara tertulis, pertama kali muncul. Mungkin tahun 2020? Pertama kali menjumpai kata kalcer saya bingung. Dari sejumlah tuturan di media sosial akhirnya saya menduga bahwa kalcer itu gaya hidup. Rupanya kalcer adalah pelafalan untuk bahasa Inggris culture.

Berzakat itu kalcer, kata Dompet Dhuafa — Blogombal.com

Berbarengan dengan kalcer, muncul juga istilah estetik dan estetis dalam makna lain: keren, kekinian. Mulanya saya menahan tawa saat orang mengomentari interior kedai kopi hingga rak buku sebuah rumah sebagai estetik. Namun akhirnya saya terbiasa.

Itulah bahasa: selalu mengenal pemaknaan baru. Dulu kata nuansa (nuance), mulanya berarti perbedaan tipis, bertahap atau gradual, dalam warna maupun konotasi dalam memilih kata, sering dipakai dalam diplomasi, dan akhirnya nuansa berarti suasana. Serupa vibe(s) : tak hanya berarti vibrafon tetapi juga atmosfer, suasana.

View this post on Instagram

Kembali ke zakat Dompet Dhuafa, penulisan wara (copywriting) dalam kampanye itu bagus. Kata berzakat (verba) jelas berbeda makna dari zakat (nomina). Ada pula penjelasan tentang makna kalcer. Salut! Saya bertakzim, kemasan pesannya bagus, jadikanlah berzakat sebagai gaya hidup seperti dalam hal lain, bukan kewajiban.

Dalam pemahaman saya, tolong Anda koreksi jika saya salah, Islam adalah Jalan Kehidupan, universalitas dalam rahmatan lil alamin, sehingga nilai-nilai Islami juga dapat dijalankan oleh non-Muslim.

Berzakat itu kalcer, kata Dompet Dhuafa — Blogombal.com

¹) Cibubur secara keruangan dalam persepsi publik, mencakup wilayah administratif Jaktim, Kabupaten Bogor, Kobek, dan Depok

4 Comments

morishige Minggu 8 Februari 2026 ~ 18.34 Reply

Habis baca ini saya jadi mikir-mikir soal definisi kalcer. Susah juga ternyata merangkainya. Mentok-mentok saya cuma bisa mikir begini, Paman: kalau paham ya paham (if you know you know). 😀

Pemilik Blog Minggu 8 Februari 2026 ~ 21.14 Reply

🤣🤣🤣🤣Kalcer itu gaya hidup, keren, trendy, dan seterusnya. Mari berbingung-bingung

mpokb Minggu 8 Februari 2026 ~ 15.56 Reply

Bisa aja copywriter, Bang Paman.
Keponakan saya dengan bangga mengaku sebagai pelari kalcer. Mungkin maksudnya pelari yg bukan atlet, tapi suka ikut event2 lari maraton kekinian itu..

Pemilik Blog Minggu 8 Februari 2026 ~ 21.13 Reply

Hidup kalcer! 😂🤭

Tinggalkan Balasan