
Pada bagian atas kosen pintu sebuah unit di apartemen saya lihat coretan kapur. Pada sisi depan pintu masih terpasang hiasan Natal. Kode dalam coretan kapur itu adalah bagian dari tradisi Katolik.
Dalam denominasi Protestanisme yang saya ikuti, coretan kapur itu tidak, atau belum, ada. Saya sebut belum karena dalam perjalanan waktu gereja saya mulai mengadopsi tradisi Katolik.
Iseng saya foto pintu unit milik sepasang lansia itu; di apartemen itu banyak lansia. Lalu saya minta tolong Google Lens membaca tulisan tangan 20 ✝ C ✝ M ✝ B ✝ 26. Kasihan AI yang belum dapat membedakan tanda plus, tanda salib, dan huruf “t” dari tulisan tangan dalam sebuah konteks — semoga besok bisa karena mesin terus dilatih untuk terus belajar. Hasilnya adalah rekomendasi mountain bike karena ada huruf M, T, B, dan angka 26 dikira ukuran pelek.
Penjelasan tentang 20 ✝ C ✝ M ✝ B ✝ 26 dapat Anda simak dari sematan konten media sosial dalam pos ini. Itulah kelebihan medsos, sebuah informasi lebih mudah muncul, dan tersebar, dari warga untuk sesama, maupun dari lembaga formal, termasuk keagamaan, untuk khalayak. Dengan demikian masyarakat semakin terbantu dalam memahami perbedaan dalam keragaman beraneka latar, tak hanya agama.


4 Comments
di beberapa negara bagian di Jerman, terutama barat, Hari Raya Efifani adalah hari libur negara bagian Baden-Württemberg, Bavaria (Bayern), dan Saxony-Anhalt (Sachsen-Anhalt).
saya baru tau maksud Efifani dari postingan IG di tulisan ini. saya tidak tahu apakah tradisi menulis dengan kapur ini juga diterapkan di Jerman.
di Berlin, Efifani bukan hari libur. dan sepertinya Berlin tidak sereligius negara bagian lain.
oiya, di Jerman, inisial CMB diambil dari nama 3 raja: Caspar, Melchior, dan Balthasar.
Gereja di rumah saya justru memberikan stiker bertuliskan 20 ✝ C ✝ M ✝ B ✝ 26, alih-alih menulisnya sendiri dengan kapur. Namun, sebenarnya itu bukanlah sesuatu yang wajib bagi umat Katolik.
Sependek pengetahuan saya, hal tersebut tidak masuk dalam Hukum Kanonik Gereja Katolik dan sebagai bentuk ekspresi iman bagi umat Katolik.
Terima kasih banyak untuk penjelasan ini, Mas Nohirara.
Selamat tahun baru.
BTW kalau pakai kapur kayaknya lebih menghayati proses penandaan pintu, apalagi kalau kapur dari pastor ya. Kalau stiker kan tinggal tempel spt stiker sensus dan stiker dari KPU. Mungkin lho. 🙏
Mungkin karena masa lalu Berlin terutama di timur?