Nggragas akhir tahun

Saya tak melihat anak-anak dan remaja memetik rambutan. Hanya orang tua yang melakukannya.

▒ Lama baca < 1 menit

Rambutan di GKJ Pondokgede, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Rambutan yang ranum, baru sebagian yang lebih memerah, itu sungguh menggoda. Apalagi dompolan pada ranting yang rendah, dapat daya gapai tanpa tangga. Maka saya pun memetiknya.

Rambutan yang pertama lebih merah, namun saya lupa memotretnya. Yang kedua, baru menjingga, sempat saya foto. Kalah enak dari yang pertama. Rambutan di halaman gereja, yang saya petik usai kebaktian tadi pagi, dari pohon yang ini manis sedang, kêsêt (kering), dan mengelotok. Di tangan penjual nan licik, rambutan jenis ini kadang dibikin cepak, helai rambut diguntingi, lalu dijual sebagai rapiah. Saya pernah memergoki prosesnya di sebuah halte.

Rambutan di GKJ Pondokgede, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Ternyata bukan hanya saya yang nggragas. Sejumlah ibu di bawah pohon sudah lebih dulu emenikmati yang merah, sambil duduk, entah siapa yang memetikkan. Tak tampak anak-anak dan remaja memetik rambutan. Saya tak tahu padanan bahasa Indonesia untuk kata gragas, dilafalkan nggragas, karena kalau rakus kurang tepat.

Arti gragas dalam bahasa Jawa: memakan apa pun — Blogombal.com

Ada rasa nikmat memetik buah dari pohon. Dulu pohon rambutan di depan kamar saya di Yogyakarta harus saya petik dengan memanjat. Di gereja saya hanya memetik empat butir. Perihal rambutan, yang enak nian saya rasakan adalah rambutan binjai di Pangkalan Brandan, Langkat, Sumut, dan rambutan binjai di Pasar Sentral Adelaide, South Australia. Besar, berdaging tebal, kêsêt, manis sekali. Di Northern Territory ada kebun buah tropis. Bibit rambutan dari Malaysia dan Indonesia.

Rambutan di GKJ Pondokgede, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com

2 Comments

@sandalian Senin 29 Desember 2025 ~ 09.17 Reply

Kemarin, empat orang bapak-bapak berumur hampir sebaya, berkerumun di bawah pohon mlandhing liar di pinggir lapangan untuk ngemil biji mlandhing. Kami bernostalgia dengan ke-nggragasan tersebut

Ada salah satu yang membawa buah-buah mlandhing muda untuk lalapan di rumah.

Pemilik Blog Senin 29 Desember 2025 ~ 11.42 Reply

Wow!
Nggado petai cina lalu ababnya bau 😁

Tinggalkan Balasan