Pisang yang akan menanduk pejalan kaki

Himpunan tandan pisang tanduk di tepi jalan mengganggu pedestrian.

▒ Lama baca < 1 menit

Pisang tanduk di pinggir Jalan Pasar Kecapi, Jatirahayu, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Puluhan tandan pisang tanduk ini ditaruh di pinggir jalan karena ruang warung pisang tak mampu menampungnya. Akibatnya pejalan kaki di Jalan Pasar Kecapi, Jatirahayu, Pondokmelati, Kobek, Jabar, pun terhalang.

Jadi, pisang-pisang itu ditaruh di trotoar? Tidak. Kenapa? Tak ada trotoar. Yang ada di sepanjang jalan itu hanyalah bahu jalan sempit, ada yang ditutup semen, ada yang hanya tanah, dan ada pula yang ditumbuhi rumput liar tinggi bercampur sampah.

Lalu? Yah bagaimana lagi, warga sekitar mungkin tak keberatan. Jadi, anggap saja tak ada masalah. Dari sisi saya, saya bukanlah warga area itu. Misalnya pun saya warga sana, apakah suara saya didengar padahal saya tak memobilisasi dukungan?

Lagi pula saya selain harus protes kepada penjual, kepada siapa saya harus mengadu: RT, RW, lurah, camat, wali kota, ormas galak, atau cukup di media sosial? Benar kata saudara saya yang memilih bekerja dan tinggal di luar negeri, “Di Indonesia nggak ada kepastian.”

Tetapi dari sisi penjual pisang, boleh jadi ada kepastian. Buktinya pisang tak dia awasi tidak hilang. Artinya aman lapan anem. Saya tak tahu apakah setelah warung tutup pisang itu akan ditutupi plastik. Atau mungkin warung itu malah buka 24 jam? Saya juga tak tahu bagaimana kalau hujan.

Tinggalkan Balasan