Masalah ranjau sandung lamur pejalan kaki

Misalnya ada warga terluka ranjau di trotoar, dapatkah menuntut pemerintah?

▒ Lama baca < 1 menit

Masalah ranjau sandung lamur pejalan kaki — Blogombal.com

Sudah lumayan namun masih jauh dari aman. Itulah kesan saya saat mendapati bekas pipa kotak yang ditumpulkan di Jalan Gejayan, Yogyakarta. Ujung pipa yang menyembul di trotoar tersebut dilipat ke dalam. Agak aman bagi pejalan kaki. Namun kaki masih dapat terantuk.

Di banyak kota ada saja bekas pipa dan as besi yang tidak dipotong habis hingga ke pangkalnya, tidak ditutup semen. Kalau saja setiap pemerintah kota punya layanan aduan cepat tanggap, ranjau macam ini takkan ada.

Masalah ranjau sandung lamur pejalan kaki — Blogombal.com

Dulu bi Blok M, Jaksel, anak saya yang masih balita hampir menginjak ranjau besi siku tajam yang tertancap pada beton pembatas jajan pada lampu merah. Untung saya segera mengangkat badannya.

Misalnya ada pejalan kaki terluka oleh ranjau, dan jatuh karena tersandung, dapatkah warga menuntut pemerintah? Mungkin jawabannya bisa asalkan ada bukti dan saksi.

Selebihnya adalah menyalahkan sandung lamur, bukan daging sapi berlemak di sekitar ketiak, melainkan karena korban tersandung karena salah sendiri, matanya lamur. Lihat misalnya ranjau di trotoar perempatan Timoho, depan pabrik SGM, yang dibiarkan mencuat dan menganga. Bisa bikin orang tersandung saat gelap.

Masalah ranjau sandung lamur pejalan kaki — Blogombal.com

Tinggalkan Balasan