↻ Lama baca < 1 menit ↬

Idham Chalid dalam uang kertas Rp5.000

Melihat pop-up orang-orangan di Alfamart saya pun tersadarkan oleh satu hal: ternyata saya tak hafal lagi gambar orang dan benda dalam setiap uang kertas rupiah.

Misalnya ikut kuis, saya akan gagap, lalu keok. Karena faktor usia? Mungkin. Karena setelah dewasa jarang memperhatikan uang yang saya pegang? Boleh jadi. Entahlah apakah sepuluh konglomerat Indonesia yang ada dalam Forbes juga hafal gambar pada setiap uang kertas maupun koin rupiah.

Saya belum menanya anak-anak saya apakah mereka hafal. Saya juga belum menanya cucu tetangga apakah mereka hafal.

Waktu kecil hingga kuliah saya hafal. Setelah itu tidak. Apakah transaksi nirtunai sekarang ini bisa menjadi dalih, saya tidak tahu. Tetapi bagi saya gambar pahlawan itu penting, amat penting, dalam setiap mata uang.

Hadiah uang tunai dalam teh

Kapan terakhir kali Anda memegang uang kertas Rp1.000?

Mencoreti Uang

Masa sih nggak bisa bedain Rp2.000 dan Rp20.000?

Gajinya sih Tiga Koma…

Koin dua ratusan rupiah sebagai ucapan terima kasih

Koin gopek kuning

Rp500 itu bisa buat apa ya?

Koin Gopek Putih dan Kuning

Koin Cokelat