Sempat raib saat pandemi, si grubi nongol lagi

PPKM sempat menghilangkan kerupuk dan grubi. Rute distribusi mereka yang lintas wilayah pun terdampak.

▒ Lama baca < 1 menit

Sempat raib karena pandemi, si grubi nongol lagi

Sejak ada PPKM bermacam level, grubi tak ada di warung tetangga saya. Bahkan sempat, kerupuk pun kosong. Penyebabnya, penjaja maupun pengedrop tak luas bepergian. Grubi terakhir kali tersedia Juli lalu. Harga sepotong eh sekeping grubi Rp1.000.

Pagi tadi, Mbakyu Warung mengirim pesan via WhatsApp kepada istri saya, grubi sudah ada lagi. Sekantong isi 12 berharga Rp15.000.

Maka tanpa ongkir, masuk itu barang ke saya punya rumah. Kriuk. Enak. Manisnya pas. Saya suka.

2 Comments

junianto Kamis 11 November 2021 ~ 15.48 Reply

Grubi (saya baru ngerti namanya) enak dan manisnya pas, tapi mengapa dua puteri paman tidak doyan? Berarti yo enggak enak 😬

Pemilik Blog Kamis 11 November 2021 ~ 16.58 Reply

Bisa jadi begitu.
Seperti Lik Jun gak suka beberapa makanan asing bukan karena punya warung tapi merasakan makanan asing tertentu ndak enak 🙈🙊

Tinggalkan Balasan