• Lama baca: < 1 menit →

Sebaskom sambal untuk pecel lele

Setahun lebih saya tak ke warung tenda karena masih pandemi. Selama ini saya cuma memesan makanan via Gofood. Tadi saya dan istri mencoba ke warung pecel lele, itu pun baru pertama kali ke warung di halaman ruko yang ada bengkel sepedanya.

Kami berani karena melihat para pengudap selesai makan malam. Nah, ada yang menarik bagi saya. Ada baskom berisi sambal. Tinggal diciduk oleh penyaji. Dia jawab nggak tahu waktu saya tanya sehari habis berapa kilogram cabai.

Saya membayangkan ketika dua pekan lalu cabai mahal, malah jenis rawit merah bisa melebihi harga sekilogram daging sapi, si penjual pasti mengeluh. Apalagi jika pelanggannya maniak sambal.

Pemilik BlogMemocabai,Covid-19,kuliner,mengudap,pandemi,pecel lele,sambalSetahun lebih saya tak ke warung tenda karena masih pandemi. Selama ini saya cuma memesan makanan via Gofood. Tadi saya dan istri mencoba ke warung pecel lele, itu pun baru pertama kali ke warung di halaman ruko yang ada bengkel sepedanya. Kami berani karena melihat para pengudap selesai makan malam....Suatu atau sebuah blog?