• Lama baca: < 1 menit →

Majalah Panjebar Semangat mengkritik Jokowi

Menarik, judul dan sudut pandang rubrik Andharan di majalah Panjebar Semangat No. 32 (8 Agustus 2020). Presiden Jokowi hanya membubarkan 18 lembaga tak penting.

Kompolnas dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kenapa tak dibubarkan saja, demikian menurut PS. Majalah berbahasa Jawa, yang terbit sejak 1933, itu menyebut Kompolnas dan KPI “nguntu Semar” alias tak bergigi.

Pemilik BlogMemobahasa daerah,bahasa Jawa,bahasa kesukuan,jokowi,jurnalisme,majalah,media cetak,Panjebar SemangatMenarik, judul dan sudut pandang rubrik Andharan di majalah Panjebar Semangat No. 32 (8 Agustus 2020). Presiden Jokowi hanya membubarkan 18 lembaga tak penting. Kompolnas dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kenapa tak dibubarkan saja, demikian menurut PS. Majalah berbahasa Jawa, yang terbit sejak 1933, itu menyebut Kompolnas dan KPI 'nguntu...Suatu atau sebuah blog?