• Lama baca: < 1 menit →

Karcis tol kertas gerbang Ampera JORR JLLJ

Saya temukan ini di laci kosong: karcis tol JORR/JLLJ dengan tarif sebelum Rp15.000. Mungkin pernah saya foto karena saya punya beberapa lalu saya buang.

Saya tak tahu apakah ada kolektor karcis eh tiket kertas, sejak karcis sepur, karcis tol, sampai karcis Transjakarta. Artefak jeluang (Jawa: dluwang) itu mewakili zaman transaksi serbatunai dengan bukti bayar yang disodorkan oleh tangan manusia, bukan robot.

Di Citos, Jaksel, loket masuk parkir, bukan loket bayar, masih dijaga manusia yang memberikan karcis.

Pemilik BlogMemoartefak,Jalan lingkar luar Jakarta,jllj,jorr,karcis kereta api,karcis tol,karcis transjakarta,sejarahSaya temukan ini di laci kosong: karcis tol JORR/JLLJ dengan tarif sebelum Rp15.000. Mungkin pernah saya foto karena saya punya beberapa lalu saya buang. Saya tak tahu apakah ada kolektor karcis eh tiket kertas, sejak karcis sepur, karcis tol, sampai karcis Transjakarta. Artefak jeluang (Jawa: dluwang) itu mewakili zaman transaksi...Suatu atau sebuah blog?