
Saya sih tak merasa sebagai orang aneh karena beberapa kali di blog wagu ini saya memuat foto bunga hasil jepretan di pinggir jalan, semak belukar, rekahan tembok, dan rumah rusak. Ada keindahan dalam lingkungan bukan taman. Keindahan di tengah ketidakteraturan.
Maka ketika di atas titian akses masuk ke sebuah rumah rusak, yang ditumbuhi rumput liar, tampak beberapa batang kembang kertas (Zinnia elegans) saya pun terkesan. Di halaman kecil rumah itu juga tumbuh tanaman liar. Mungkin di negeri asalnya, Meksiko, kembang kertas dulu juga tumbuh liar. Eh, bukannya semua tanaman hias dulunya memang tanaman liar?

Rumah ini sudah 20 tahun lebih kosong, pemiliknya tak pernah menjenguk, lalu secara bertahap rusak, atapnya bocor. Tentu saya tak ingin berswafoto di depan rumah itu untuk saya blogkan karena bukan kebiasaan saya.
Foto dalam atmosfer bangunan rusak juga lumrah. Demikian pula klip video musik, kalau tak sungguhan ya pakai studio, dan kini memakai AI. Dalam film cerita, rumah-rumahan rusak juga menjadi set.
Oh ya, saya teringat Eminem yang berfoto di depan rumah rusak untuk album Marshall Mathers (2000). Itulah rumah yang menjadi bagian dari kemerosotan Detroit, Michigan, AS, karena banyak rumah kosong dan rusak akibat kemunduran industri otomotif. Eminem difoto di depan rumah masa kecilnya. Setelah punya duit dia ingin membeli rumah itu namun pemkot keburu meruntuhkannya.

