Jika lapar adalah penyakit, berobatlah ke poligastro

Namanya juga kios jajanan di poliklinik RS, maka jenama berbau medis pun dipilih. Kalau poligaspol?

▒ Lama baca < 1 menit

Poligastro di poliklinik RS Hermina Daan Mogot, Kalideres, Jakbar — Blogombal.com

Sakit dan penyakit itu berbeda. Sakit adalah rasa tidak nyaman, bahkan mendatangkan derita, pada tubuh manusia. Sedangkan penyakit adalah gangguan kesehatan pada tubuh manusia, sehingga menimbulkan sakit.

Lapar bisa menghasilkan tak nyaman di perut. Tetapi apakah lapar bisa disebut penyakit seperti dalam judul pos ini? Dasar judul sesat. Abaikan saja.

Di ujung poliklinik sebuah rumah sakit di Kalideres, Jakbar, ada kios makanan kecil. Namanya Poligastro. Kata gastro dari bahasa Yunani, gaster, artinya perut. Dari kata itulah lahir istilah gastronomi (seni hidangan) hingga gastroenteritis (radang lambung dan usus).

Sedangkan poli, sebagai bentuk terikat, juga berasal dari bahasa Yunani, poly. Artinya banyak. Adapun poliklinik, kurang lebih adalah beragam layanan kesehatan di bawah satu atap.

Lalu politeknik itu apa kok akhirnya diterapkan untuk sekolah non-teknik, misalnya politeknik kesehatan (sekolah perawat), politeknik kesejahteraan sosial (sekolah pekerja sosial), dan politeknik keuangan (sekolah ahli keuangan)? Setahu saya itu semacam pendidikan vokasi setara D3.

Jadi, poligastro itu apa? Ya itu tadi, tempat jajanan. Tanpa diploma. Untuk orang yang kelaparan, apalagi nggragas bin dremba, datangilah poligaspol, bisa makan gas-gasan, tetapi harus bayar. Bentuk all-you-can-eat lebih cocok.

2 Comments

mpokb Sabtu 17 Januari 2026 ~ 13.27 Reply

Pemilihan nama yang keren dan catchy 🙂
Di rumah sakit lain nggak ada, Bang Paman.

Pemilik Blog Sabtu 17 Januari 2026 ~ 14.28 Reply

Memang. Boljug ya 😇

Tinggalkan Balasan