
Di sebuah warung Sunda yang sempit di Kalideres saya lihat jejeran botol air minum dalam kemasan dengan ilustrasi Tahilalats. Memang hebat karakter lokal ciptaan Nurfadli Mursyid ini.
Tahilalats pernah berkolaborasi dengan Crayon Shinchan, One Piece, BTS, dan Coldplay. Lalu air minum cap Crystalin ini menyasar siapa? Saya menduga menyasar generasi milenial dan Z.

Untuk lansia dari generasi boomers, Tahilalats sangat berjarak — tepatnya: mereka yang berjarak dari karakter itu. Begitu pun konsumen dari gerbong awal generasi X. Lantas karakter atau ikon apa yang pas untuk orang-orang tua ini? Saya tak tahu.
Konsumen usia tua konon sulit diubah. Kalau sudah terikat terhadap brand tertentu mereka enggan bergeser. Adapun produk yang tepat untuk mereka adalah produk kesehatan, dari suplemen sampai aneka jus dan kapsul yang dipercaya membantu mengatasi hipertensi, diabetes, asam urat, dan seterusnya.
Iklan rokok tak menyasar orang tua karena kelompok ini banyak yang sudah berhenti mengasap, karena insaf maupun dipaksa dokter dan keluarga. Misalnya pun masih merokok, mereka ogah berbelok jenama produk.


2 Comments
Nggak masalah siapa ikon orang tua, karena kita sudah bukan target pasar, Bang Paman wakakak 😀
Terkadang beli produk F&B baru pun sekadar memenuhi rasa kepo aja, belum tentu ingin beli lagi.
Lha, betul kan? 🫢🫣