Semua sepeda genjot adalah pit onthèl*

Sejak kapan sebutan sepeda onthèl populer? Ada sekian dugaan.

▒ Lama baca < 1 menit

Pit onthel dan ayam jago di pelataran Tanabambu, Gunung Putri, Bogor — Blogombal.com

Sejak dahulu saya gagal paham mengapa julukan pit onthèl atau sepeda genjot hanya ditujukan kepada kereta angin atau basikal model lama, dan terutama keluaran lama, dengan diameter roda 28 inci. Padahal sepeda jengki dengan diameter roda 26″, dan MTB dengan diameter roda 26″, 27,5″, dan 29″, juga harus digenjot. Begitu pun dengan sepeda lipat yang diameter rodanya 20″ dan 16″, serta BMX yang umumnya 20″.

Bagaimana dengan sepeda elektrik yang disebut sepeda listrik dari jenis pedal assist? Seperti ada kesepakatan, itu bukan sepeda onthèl melainkan e-bike. Kalau tak butuh mengayuh pedal mestinya termasuk sepeda motor ya, dengan motor digerakkan oleh baterai, bukan dengan pembakaran.

Begitulah, bahasa bisa merepotkan dan bisa tidak. Bergantung sudut pandang dan kerewelan setiap penutur. Biasanya, istilah yang salah kaprah menang.

Lamunan saat melihat sepeda lawas di sebuah pelataran itu juga memeras ingatan saya, mencoba memastikan sejak kapan pit onthèl menjadi sebutan? Kalau saya tak salah ingat sejak awal 1990-an ketika MTB, yang kadang disebut “federal” padahal itu jenama dari sepeda gunung buatan PT Federal Motor¹ sebelum menjadi PT Astra Honda Motor, mulai mendemam. Saat muncul BMX akhir 1970-an, seingat saya belum muncul sebutan pit onthèl. Tolong Anda koreksi kalau saya salah ingat, bahkan sakit ingatan.

Eh, atau jangan-jangan pit onthel muncul sejak awal 1970-an, sebagai lawan tatkala pitmontor Jepun meramaikan jalan raya?

¹) Indomobil pada medio 1990-an juga membuat MTB Suzuki. Untuk iklan salah satu van Suzuki awal 2000-an, ada sepeda Suzuki dengan stiker Subronto Laras. Yonto dulu adalah penggila sepeda.

*) Menulis ulang, mirip arsip, dengan isi berbeda

3 Comments

Junianto Sabtu 18 Oktober 2025 ~ 11.26 Reply

Di Solo orang biasa nyebut pit (tanpa onthel).

Orang biasanya nyebut ngonthel kalau ditanya naik apa? Sering juga nyebutnya ngepit.

Pemilik Blog Sabtu 18 Oktober 2025 ~ 17.17 Reply

Naik motor kadang ybs bilang “Aku ngepit mréné.”

Junianto Sabtu 18 Oktober 2025 ~ 17.19 Reply

Saya : aku ngetril mrene.

😁

Tinggalkan Balasan