Mencari akses yang aman ke pintu pagar

Bidang beton dengan hamparan kerikil rata ternyata licin. Berbahaya.

▒ Lama baca < 1 menit
Mencari akses ke pintu pagar yang aman — Blogombal.com
Menurut Anda, bidang beton manakah yang paling licin?

Kali ini saya akan menulis tetapi harus memotret dengan rencana. Seperti berburu sampel. Hal itu saya lakukan kemarin pagi setelah mendengar seorang ibu jatuh karena terpeleset akses masuk di depan rumah seorang temannya.

Ibu itu setelah jatuh tak sadar lalu dia dibawa ke rumah sakit. Saya waswas setiap kali mendengar kabar orang jatuh lalu cendera kepala.

Mencari akses ke pintu pagar yang aman — Blogombal.com
Bidang beton dengan kerikil kecil rata meskipun kering ternyata licin. Di sini ibu saya pernah terpeleset dan jatuh saat akan membuka pintu pagar dari luar.

Tetangga saya, seorang oma, jatuh di dapur dua tahun lalu. Kepalanya membentur lantai saat dia berdiri mencuci piring. Penyebab mendadak jatuh tak diketahui pasti.

Saya membawanya ke RS. Setelah perawatan intensif akhirnya rawat jalan, namun cendera otak masih mengacaukan kesadaran dan mengganggu badan.

Sekira dua minggu kemudian, oma kambuh, sakit kepalanya menghebat. Saya membawanya ke RS. Belum ada 200 meter dari rumahnya dia meninggal dalam mobil saya.

Setahu saya bidang ini tidak licin, apalagi jika beton kasar tak berlumut saat hujan.

Kembali ke si ibu yang jatuh di tanjakan kecil penghubung jalan dan rumah, istri saya sudah menjenguk, dia sudah sadar. Nah, di sini saya bertanya, jalan masuk macam apa yang aman?

Likuran tahun silam, ibu saya pernah terjatuh karena terpeleset jalan akses ke pintu pagar rumah yang saya kontrak. Untunglah kepalanya tak cendera. Permukaan itu dari kerikil yang ditata rata pada bidang semen. Ternyata licin padahal tidak hujan. Kemiringan bidang juga tak banyak. Orang lain juga pernah terpeleset di situ.

Menurut Anda akses dari jalan ke halaman rumah yang aman itu bagaimana?

Menggunakan sniker jenis walking shoes pun belum tentu aman, saya pernah terpeleset di tangga depan halaman kedai kopi saat hujan. Permukaan tangga tiga undakan hitam, tak berkilat, kasar, seperti batu alam, ternyata keramik.

Mencari akses ke pintu pagar yang aman — Blogombal.com
Meskipun bidang ini menanjak, pemasangan batu dengan permukaan kasar dan tak rata cukup aman.

2 Comments

Ndik Rabu 9 Juli 2025 ~ 10.40 Reply

Bidang kasar apapun apalagi Kalau Kena teduh biasanya berlumut, Karena air menggenang justru pada spot2 tidak rata itu Dan membentuk ekosistem mikro. Kuncinya di perawatan. Stiker abrasive yg biasanya ditempel sebagai step nosing tidak selalu bisa menempel kuat disemua bidang, pun semua permukaan bidang belum tentu bisa ditempel itu, Dan ada usia pakai juga.

Ada istilah threshold, Dalan peralihan ruang atau bisa pula dipakai di entrance, bisa digunakan multi material yg tentunya memiliki bidang yg disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satu gunanya selain menegaskan ruang, juga untuk menjaga fungsi peralihan tersebut, threshold dengan multi material yang tidak licin misalnya, menjaga usia berlumutnya material, Karena tidak semua Sama, contoh ada beberapa row kecil di threshold, yg andesite misalnya sudah mulai licin berlumut, namun grain di lempeng granite Bakar belum mulai licin, yg rumput bisa membantu humidity si lempeng, misal seperti itu.

Pemilik Blog Rabu 9 Juli 2025 ~ 13.16 Reply

Betul. Saya menyebutnya akses masuk bertahap, seperti memasang keset.

Tentu ruang dan alur jadi masalah, apalah untuk rumah saya yang tak kenal lepas alas kaki.

Makanya di sini saya lebih dari sekali klinik arsitektur dibuka terus di perguruan tinggi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Lho bukannya di YouTube, IG, dan TikTok ada tip? Beda. Apalagi untuk gambar 3D kompugrafis dan kini AI generatif.

Tinggalkan Balasan