Enting-enting atau ting-ting?

Enting-enting gepuk tak dihasilkan dari menghajar enting-enting jadi.

▒ Lama baca < 1 menit

Enting-enting gepuk legendaris dari Salatiga — Blogombal.com

Saya ditanya, yang benar itu enting-enting gepuk atau ting-ting gepuk? Setahu saya enting-enting gepuk. Kalau ting-ting itu perjaka, masih hijau segar, belum hitam kelam. Namun lema Wikipedia Indonesia menyebutnya ting-ting.

Saya dulu membayangkan enting-enting gepuk terbikin dari enting-enting yang sudah jadi, lalu digepuk agar remuk. Ya, sama naifnya dengan dugaan saya hingga menjelang dewasa bahwa intip goreng dihasilkan dari kerak nasi liwet. Artinya harus menanak nasi dulu, kalau perlu meminum air tajinnya.

Enting-enting gepuk legendaris dari Salatiga — Blogombal.com

Saat kelas tiga SD saya diajak teman-teman, tetangga, menonton pembuatan enting-enting gepuk. Di jendela rendah rumah berdinding papan pada sebuah gang di Karanganyar, Salatiga, Jateng, yang disebut pabrik, kami mengamati. Terbukti tak ada enting-enting persegi dihajar sampai remuk. Dulu saya mendengar seseorang mengancam orang lain, “Kamu pengin jadi enting-enting, hah?”

Saya kurang terkesan penggepukan itu. Saya lebih tertarik mengamati seorang pria mengecapkan stempel bertinta merah ke kertas pembungkus. Stempel itu tak bergagang. Cara menerakan cap tak secepat petugas kantor pos, melainkan secara saksama agar rata dan tak meleset. Tontonan itu ikut membentuk minat saya pada stempel. Saya lupa apa merek enting-enting itu.

Enting-enting gepuk legendaris dari Salatiga — Blogombal.com

Lalu hasil menonton orang bekerja itu apa selain pengetahuan? Kami berlima atau berenam adalah rombongan nggragas yang pemalu. Untung ada seorang pemberani, bilang kepada juragan, “Oom, boleh ngicipi enting-enting?”

Lalu selembar kertas bungkus yang belum dicap dituangi hasil gepukan yang belum terbentuk. Tanpa mencuci tangan kami bergantian mencicipi. Berkat perjuangan seorang bocah penyambung lidah nggragas.

4 Comments

Rudy Rabu 9 Juli 2025 ~ 19.42 Reply

OOT: ting-ting mengingatkan saya pada Bangau tongtong. Entah kenapa bangau itu diberi nama tongtong. Suaranya juga tidak tong tong tong.

Pemilik Blog Kamis 10 Juli 2025 ~ 00.12 Reply

Bango tong-tong 😂😂😂😂😅

Ndik Rabu 9 Juli 2025 ~ 10.43 Reply

Belinya Moho Kalau disitu. Jajanan yg efektif Dan efisien. Cukup diguyur air putih, can make Indonesia great again

Pemilik Blog Rabu 9 Juli 2025 ~ 13.17 Reply

Moho. Makan satu, banyak minum, kelar. Begitu jug gandhos

Tinggalkan Balasan