
Sambil memotret belimbing jatuh saya membatin, sayang sekali sekarang tak ada lagi anak nggragas. Saya tak tahu padanan nggragas yang pas dalam bahasa Indonesia. Ya, mendekati rakus. Kalau geragas dalam KBBI VI berarti menggaruk-garuk.
Nggragas itu mudah tertarik pada makanan, kemudian memakannya tanpa seleksi, tetapi kadang masih mengenal kendali, yaitu rasa kenyang. Bagi mereka di dunia hanya ada enak dan uenaakkk tenan.

Belimbing jatuh itu saya foto di halaman sempit sebuah pos keamanan di tanggul kali, kemarin pagi sekira pukul setengah sembilan. Saat itu saya ingin rehat dan berteduh karena mulai kepanasan dan kecapaian saat berjalan kaki.
Tentang anak nggragas, itu lamunan ke masa kecil. Teman-teman saya berani memakan buah jatuh di lorong kampung, namun belum busuk, cukup mengelapnya dengan baju.

Saya hanya berani makan buah jatuh kalau ada temannya, dan membuka kulit buahnya tak perlu alat. Misalnya rambutan, langsat, duku, dan jambu air. Kalau ada teman saya bisa melihat apakah yang pertama kali makan aman-aman saja.
Di blog ini saya beberapa kali memotret dan menulis buah jatuh. Untuk belimbing, ada yang bukan jatuh dari pohon. Hasil jepretan dengan ponsel memuaskan saya. Lihat tangkapan layar di atas.
Buah jatuh mengingatkan saya pada masa kecil saat Ramadan. Saya lupa apa buahnya tapi ada dua anak yang bimbang untuk makan buah pungutan karena takut puasanya batal. Namun syaiton dalam diri teman-temannya terus bekerja.
Mulanya satu anak, lalu temannya, makan buah itu. Mereka mokah atau mokel, batal puasanya. Anak-anak yang tak berpuasa, yang mbombong atau mengumpak mereka pun bersorak, mewakili syaiton. Saya ikut bersorak namun tidak ikut memberikan dorongan kepada dua anak itu.
Iman dan godaan mengisi kehidupan manusia sejak masih bocah. Selamat menjalani Ramadan hingga akhir.



5 Comments
Saya termasuk orang yang ngertinya cuma enak dan enak banget….
Saya termasuk yang ngertinya cuma enak dan enak banget….
Nggak mungkin. 😂
Ujian puasa tahun ini bertambah saat mendengar berita soal pemerintah, Bang Paman. Misuhnya nunggu buka #eh
Di grup yang saya ikuti, selewat tarawih baru muncul aneka info pedas tapi untungnya di grup tsb gak ada kebiasaan misuh. 🙏