Kementerian Komdigi menghalangi akun soal fesyen pejabat

Jangan salahkan pertanyaan tolol dan culun ini: bagaimana cara meminta platform medsos memblokir akun Kemkomdigi?

▒ Lama baca < 1 menit

Bagaimana cara memblokir akun Kemkomdigi di medsos? — Blogombal.com

Duduk maupun berdiri masalah belum jelas. Namun sejauh ini bagi saya aneh. Kementerian Komunikasi dan Digital menutup akses warganet Indonesia terhadap akun Instagram @cabinetcouture_idn yang menyebut diri Regime Wear & Lifestyle. Isinya terkaan harga barang, terutama tas pejabat dan keluarganya.

Bagaimana cara memblokir akun Kemkomdigi di medsos? — Blogombal.com

Kemkomdigi tak memberangus akun tersebut dengan meminta Instagram mencopotnya, melainkan membatasi akses dari IP Indonesia. Warganet harus menggunakan jalan memutar, misalnya VPN. Lalu muncul akun penerus @cabinetcouture_season2.

View this post on Instagram

Sejauh saya tahu hingga subuh tadi Kemkomdigi belum membuat pernyataan seperti saat menutup akses domestik terhadap video Amin Rais yang mengkritik Prabowo soal Teddy Indra Wijaya. Namanya saja Kementerian Komunikasi dan Digital sehingga mestinya komunikatif di ranah digital. Ingat, platform media sosial itu memang bukan warung Madura namun buka 24 jam demikian pula dalam urusan memproses pendaftaran dan pengunggahan konten.

Apakah menerka harga tas termasuk pengungkapan data pribadi orang lain tanpa hak seperti halnya sengaja mengumumkan nama pemilik mobil dan status pajaknya berdasarkan pelat nomor, demikian pula doxing dari nomor telepon dan data kependudukan? Jika ya, nyatakanlah. Dan mengapa akses publik Indonesia terhadap akun tersebut dibatasi, tetapi tidak bagi orang dari tempat di luar negeri?

Bagaimana cara memblokir akun Kemkomdigi di medsos? — Blogombal.com

Jangan-jangan akun semacam @cabinetcouture_idn di pelantar apa pun disetarakan dengan penyedia konten pornografi anak.

Dunia digital memang bermaslahat dan dalam hal tertentu bermudarat, maka tugas Kemkomdigi dan badan pemerintah adalah mengedukasi publik seperti dalam urusan judol dan pinjol. Badan negara macan Bank Indonesia saja dalam edukasi untuk literasi keuangan menampilkan video pendek Gubernur Perry Warjiyo mencontohkan cara melafalkan QRIS: dibaca kris, bukan kyu-ris.

4 Comments

mpokb Kamis 2 Juli 2026 ~ 12.13 Reply

Adibusana, adisepatu dan aditas itu masuk LHKPN nggak, Bang Paman? Kalau satu item dijual bisa buat makan sekampung kan 😆

Pemilik Blog Kamis 2 Juli 2026 ~ 12.48 Reply

Ya, harus masuk LHKPN sebagai bagian dari harta benda bergerak. Entar saya tulis.

AMD Kamis 2 Juli 2026 ~ 12.12 Reply

Teman online, namanya Kak Long, dosen dari Pontianak, dua kali akun Facebook dia dimatikan orang. Yang pertama itu setelah dia ikutan mengunggah foto Bu Iriana Joko Widodo memakai kalung milyaran dari akun instagram Cabinet couture itu (season satunya mungkin). Komdigi ini emang ga ada faedahnya buat rakyat jelata, cuman buat tameng orang-orang berkuasa aja kayaknya.

Pemilik Blog Kamis 2 Juli 2026 ~ 12.46 Reply

Yah begitulah republik ini. Menyedihkan. Kalau pejabat keluarganya ogah dibahas, jangan pakai barang mahal, buat koleksi dan dipandang di rumah saja, tapi jangan lupa isi LHKPN.

Tinggalkan Balasan