
Ya, ini barang biasa. Cermin konveks. Biasa dipakai di tikungan dan persimpangan jalan. Saya sudah lama melihatnya terpasang di tempat cuci mobil. Kapan itu sambil menunggu mobil dicuci saya memotret cermin. Sejak awal saya menyimpulkan cermin itu berguna bagi kasir untuk melihat mobil datang.
Posisi kasir, dari arah jalan masuk ke pelataran, berada di kanan, agak masuk ke dalam. Dengan adanya cermin, ketika ada derum mobil konvensional, bukan elektrik, datang maka si kasir merangkap pengawas kerja cukup melihat cermin.

Halah, soal sederhana begini saja dibahas. Memang saya kadang kurang kerjaan. Padahal cermin cembung itu barang biasa. Kini setelah kamera CCTV makin lazim, apakah masih ada toko, terutama minimarket, yang memasang cermin konveks?

Di sisi lain, meskipun sudah memasang kamera CCTV, banyak warung padang yang masih memasang cermin datar memanjang. Hingga kini saya belum mencari tahu fungsi cermin itu. Dulu ada yang bilang cermin besar itu sebagai kaca spion untuk mengamati pengudap. Ah, mana sempat kalau pembeli makanan baper (bawa pergi, takeaway) berkerumun di area meja kasir.
Menyangkut kaca spion, saya pernah mendengar cerita bahwa di sebuah kantor redaksi koran ada wartawan yang memasang kaca cembung kecil itu. Untuk apa? Untuk mengetahui kalau ada orang mendekati punggungnya. Memangnya selain urusan pekerjaan, apa yang dilihat sang jurnalis di layar komputernya?
