Menyewakan lahan parkir, solusi untuk daripada daripada…

Daripada punya lahan menganggur, tapi belum bisa bangun rumah sesuai selera, lebih baik untuk parkiran.

▒ Lama baca < 1 menit
Tarif lahan parkir di Kompleks Kodau Ambara Pura, Jatimekar, Jatiasih, Kobek, Jabar — Blogombal.com
¬ Tarif dipublikasikan, konsumen bisa tahu sebelum menyewa, calon kompetitor bisa berhitung.

Bagi saya spanduk menyewakan lahan parkir ini menarik karena menyebutkan harga per bulan. Saya lihat sekilas, untuk parkiran beratap, dalam formasi bangunan berbentuk U, tersedia untuk delapan mobil. Masing-masing kaveling bernomor. Jika ditambah ruang tanpa atap di tengah bisa empat lima mobil.

Persewaan lahan parkir di Rawabacang, Jatirahayu, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com
¬ Arsip 2020. Untuk membaca arsip silakan mengklik gambar.

Menyewakan lahan parkir di permukiman padat bukan hal baru. Blog ini setidaknya memotret dan membahasnya dalam pos tahun 2020 dan 2023.

Pada 2012 saya sekilas menyebutkan sebagian lahan terbuka di gedung PFN, Jalan Otista, Jaktim, dipakai untuk penitipan mobil. Saya ingat pernah bersua seorang warga Pasar Minggu, Jaksel, yang menitipkan mobil di sana. Dari rumah dia naik motor. Setelah berganti mobil, motor juga dia titipkan di sana.

Mobil terus bertambah, sementara mobil lawas tetap boleh beredar — termasuk mobil saya. Jalanan kian macet. Mencari tempat parkir sulit.

Persewaan lahan parkir di Bulaktinggi, Jatiwarna, Pondokmelati, Kobek, Jabar — Blogombal.com
¬ Arsip 2023. Untuk membaca arsip silakan mengklik gambar.

Bahkan memarkir mobil di perkampungan dan kompleks perumahan, tetapi bukan dalam halaman rumah, bisa menghalangi warga lain. Bikin macet. Jangankan mobil, tamu memarkir motor di gang sempit pun dapat mengganggu pengguna jalan.

Maka persewaan lahan parkir adalah solusi bagi pemilik mobil daripada merepotkan orang lain karena memanfaatkan jalan. Belum lagi soal keamanan, dari kaca spion dicongkel sampai bodi digores dengan sengaja.

Tetangga saya, seorang pedagang mobil bekas, pernah menangkap anak dari luar kompleks yang melepotkan lumpur ke mobil karena iseng unjuk nyali. Padahal itu mobil yang dia bawa pulang dari showroom.

Begitulah, maka daripada ini dan itu pemilik mobil diuntungkan oleh tetangga yang menyewakan lahan parkir. Bagi si pemilik lahan, daripada bikin rumah tetapi sulit untuk mencari penyewa dengan harga layak, lebih baik untuk parkiran.

Kalau lahan dibiarkan kosong ada dua risiko. Pertama: menjadi tempat pembuangan sampah. Saya sudah beberapa kali memotret hal itu. Kedua: jika lahan kosong tak berpagar akan menjadi tempat parkir liar, dalam arti pemarkir tak minta izin dengan alasan hanya sebentar atau akan minta izin tetapi sudah terlalu malam.

Saya membayangkan kalau punya duit akan beli tanah di perkampungan padat. Misalnya gang tak cukup untuk mobil, saya akan membangun rumah petak kontrakan. Kalau gangnya cukup untuk mobil, bisa berpapasan asalkan mobilnya tak seukuran mobil klasik Holden, atau mobil klasik Amrik, saya akan membangun persewaan lahan parkir.

Tarif lahan parkir di Kompleks Kodau Ambara Pura, Jatimekar, Jatiasih, Kobek, Jabar — Blogombal.com

Tinggalkan Balasan