
Makin ke sini orang terbiasa melihat konten visual, terutama video dan gambar diam, sebagai hasil AI generatif. Misalnya pun ragu, kita bisa menanya layanan AI juga. Untuk karya musikal saya belum pernah mencari tahu autentisitasnya. Sedangkan untuk teks, sejauh ini AI gratisan kadang bisa memberikan jawaban.
Lalu? Persoalan dasar dalam penerapan dan pemanfaatan teknologi adalah etika.
Secara umum naluri orang dalam batas tertentu terasah untuk curiga, namun di sisi lain AI juga kian pintar. Orang iseng tetapi punya bekal serius bisa memeriksa kewajaran dari suatu foto dan video. Tetapi kalau hasil AI generatif makin canggih bagaimana?

Maka saya menghargai pembuat konten AI generatif yang menyebut karyanya sebagai hasil pekerjaan akal imitasi. Bukan sekadar dibantu dalam sebagian tahap proses namun malah keseluruhan karya. Sudah belasan tahun untuk menghilangkan latar gambar aset untuk tata letak manual tak perlu nge-path dan cropping seperti dulu di Adobe.

Saya tidak antipati secara membuta terhadap karya AI generatif. Belakangan banyak video dari dunia alam liar yang mengontruksi suatu proses dengan gambar perfek, merujuk video autentik dari alam.

Sepanjang bersesuai dengan anggapan seperti yang pernah saya lihat, saya bisa menerima simulasi tersebut. Memang tak mudah, ketika konten bisa melintasi aneka pelantar, info bahwa itu hasil akal imitasi bisa hilang. Namun lagi-lagi ada sisa harapan bertanya kepada komunitas maya pengguna dan… AI.
Montezuma Oropendola Birds Build Their Incredible Hanging Nests ( Timelapse ) pic.twitter.com/prGulxitjb
— Gabriele Corno (@Gabriele_Corno) April 2, 2026
Konyol karena paradoksal memang, untuk menanya sesuatu hasil AI atau bukan harus menanya AI — misalnya dalam kasus plagiarisme serta disinformasi, misinformasi, dan hoaks. Walakin demikian saya belum berani menganalogikan hal itu dengan menanyakan apakah seseorang itu maling kepada para pencuri.

AI generatif sebagai langkah lanjut animasi berbasis pemodelan trimatra, biasa digunakan dalam videografik, bagi saya berguna. Misalnya tentang gunung meletus.
