Planet Bekesong itu jauhhhh…

Playlist dari Spotify untuk orang Bekasi kota maupun kabupaten. Pembedaan status wilayah tingkat dua hanya untuk komunikasi formal.

▒ Lama baca < 1 menit

Playlist Spotify untuk orang Bekasi — Blogombal.com

Sudah biasa jika Spotify bikin daftar putar berdasarkan lokasi, misalnya tema kota. Yang saya dapatkan sore tadi adalah Bekasi Jauh, Semangat!. Cocok untuk orang pulang kerja dari Jakarta. Misalnya, sekali lagi misalnya, Spotify menjudulinya dengan kata Planet Bekasi, apalagi Planet Bekesong, mungkin akan ditentang oleh orang Bekasi.

Bekasi yang mana, kota atau kabupaten? Bisa saja keduanya. Sebutan Planet Bekasi dianggap melecehkan, seolah Bekasi adalah terra incognita bagi Jakarta. Artinya Bekasi adalah wilayah tak dikenal, antah-berantah.

Adapun Bekesong bagi sebagian orang Bekasi terasa lebih mengejek. Entah apa yang diejek karena Bekasi terus bertumbuh karena pengembang besar menyasar sana, yakni Kobek, setelah harga tanah di selatan Jakarta, pun di barat, makin mahal.

Eh, apa tadi, Kobek? Itu akronim saya untuk Kota Bekasi, agar mudah dibedakan dari Kabupaten Bekasi jika menyangkut informasi. Yah, seperti Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Lho, bukannya Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi kadang cukup disebut Bandung saja? Iya juga sih. Eh, ralat: Cimahi ya Cimahi, bukan Bandung.

Di kota lain, kalau orang Sleman ditanya dari mana menjawab Jogja — padahal kampus UGM di Sleman, tetapi bilang dari DIY itu aneh, apalagi Jogja adalah ruang kultural, bukan administratif pemerintahan.

Orang Karanganyar bilang dari Solo. Orang Sraten, Bringin, dan Suruh bilang dari Salatiga, padahal mereka di wilayah Kabupaten Semarang, tetapi ibu kota kabupaten di Ungaran itu jauh. Halah ribet amat. Orang Bekasi saat datang ke Jateng dan Jatim bilang dari Jakarta. Pelat mobilnya B.

9 Comments

Ajeng Lembayung Selasa 27 Januari 2026 ~ 18.00 Reply

Aku lho.. mending ke kota lurusannya lagi yang berplat T itu daripada ke Bekesyong. Gak kuat. Kecuali dekat stasiun KRL atau stasiun LRT, baru akan dapat masuk pertimbangan.

HAI, PAMAN!

Pemilik Blog Selasa 27 Januari 2026 ~ 19.29 Reply

Halo Ajeng! Apa kabar? 🙏💐
Untung aku sdh gak ngantor lagi 🙏💐😇

Nohirara Swadayana Minggu 25 Januari 2026 ~ 10.06 Reply

Maka dari itu, sempat ada anekdot kalau ke Bekasi harus naik roket karena saking “jauhnya”. 🥲

Dari Bekasi ke Matahari naik Jupiter.

@sandalian Rabu 28 Januari 2026 ~ 09.10 Reply

Saya tahunya anekdot kalau ke Bekasi perlu bawa paspor 😀

Pemilik Blog Rabu 28 Januari 2026 ~ 21.28 Reply

Ada yang bilang, perang ejekan di medsos dulu didukung oleh pengembang perumahan saat mereka mulai menggarap Bekasi.
Tapi pengembang besar yang punya proyek di Bekesong juga punya proyek di selatan dan barat Jakarta kan?

Pemilik Blog Rabu 28 Januari 2026 ~ 21.28 Reply

Silakan search Kedubes Bekasi di blog wagu ini 😂

mpokb Sabtu 24 Januari 2026 ~ 19.53 Reply

Bukan jauh, sebetulnya, tapi macet yak.. Umumnya penglaju yg pulang dari Jakarta lebih cepat ke Bogor atau Tangerang daripada ke Bekasi

Pemilik Blog Minggu 25 Januari 2026 ~ 02.29 Reply

Betooollll. Macet dan tak ada jalan pintas lebar. Kalau dari Pondokgede bisa memotong kompleks TNI AU Halim Perdanakusuma ke Cawang tentu lebih hemat waktu. Hanya yang punya stiker akses yang bisa. Ya gimana lagi, itu kompleks militer, buat pangkalan pula.

Juga betool, kawan saya yang tinggal di Citayam dan Bogor dari Tanahabang lebih dulu tiba di rumah daripada saya. Padahal jarak rumah saya ke TMII cuma 10 km.

Tinggalkan Balasan