Beli 10 gratis 1, bukan beli 10 dapat 1

Berbahasa untuk urusan promosional itu belum tentu gampang. Silakan menanya Cak Lontong.

▒ Lama baca < 1 menit

Promo kopi kapal api beli 10 gratis 1 — Blogombal.com

Di warung pracangan tadi seorang ibu sepuh meminta pemilik warung menghitung serenceng kopi tanpa gula berisi sepuluh, apakah benar dapat tambahan gratis satu saset. Bu Warung melakukannya. Saya menyaksikannya dan memberikan afirmasi. Isi rencengan memang sebelas saset.

Setahu saya selama masih ada promo beli 10 gratis 1 untuk Kapal Api rencengan, warung akan melakukannya. Tetapi warung lain, dulu saat promo kapucino Caffino Bold, tak melakukan beli lima saset dapat tambahan gratis satu saset.

Ini memang masalah kejujuran penjual. Tentu merupakan hak konsumen untuk menagih. Saya lupa rokok Camel atau apa begitu, pernah bikin promo berupa bonus sebuah korek api gas untuk setiap bungkus sigaret. Hanya di minimarket hal itu berlaku, dan memang tanpa pengumuman dari produsen.

Saya ingat pada awal 2000-an saya membelikan Playstation One untuk anak saya. Dalam wadah kardus tertulis sepuluh CD gim gratis resmi legal dengan gambar masing-masing cakram. Tetapi ternyata saya periksa tidak ada. Maka saya pun menagih. Enak saja penjual bilang itu sudah tak berlaku. Saya berkukuh minta CD atau batal beli. Kesepuluh CD entah ke mana. Jalan tengah: saya minta diskon.

Soal gimik, paling pas memang beli berapa bakal dapat tambahan berapa barang serupa gratis. Dalam kalimat pendek: beli 10 gratis 1. Kalau dibilang beli 10 dapat 1, si penjual bisa berkelit ala Cak Lontong: “Lha saya tadi kan bilang beli sepuluh dapat satu? Anda dapatnya ya cuma satu.” Tetapi saya tak tahu apakah Cak Lontong pernah ndagel demikian. Dalam mempermainkan logika bahasa, dia ahlinya. Maka dia pernah bilang, “Saya dipanggil presiden nggak mau.”

2 Comments

mpokb Selasa 9 Desember 2025 ~ 00.28 Reply

Banyak produsen kopi saset melakukan trik dagang ini. Konsumen juga tahu ini trik dagang, tapi tetap suka dan rela membeli, termasuk saya 😀
Gimik lain yg nyenengin adalah bonus mug atau gelas. Dikoleksi, sampai nggak pernah beli mug lagi wakaka..

Pemilik Blog Selasa 9 Desember 2025 ~ 08.37 Reply

Mug! Betooollll.
Kalau zaman dulu gelas kaca. Di warteg kadang masih ada gelas itu.

Tinggalkan Balasan