Persoalan kuburan yang terus butuh lahan

Lahan makam di Jakarta sudah sesak. DKI akan mencari lahan di luar kota.

▒ Lama baca < 1 menit
Wilayah makam berdasarkan agama di TPU kampung kandang, Jakarta — Blogombal.com
Penanda wilayah makam berdasarkan agama di TPU Kampungkandang, Jagakarsa, Jaksel (5/10/2025) — © Blogombal.com

Umumnya orang tahu kapan akan tamat sekolah lalu diwisuda, tetapi tak tahu kapan mati. Saya juga tak tahu kapan kehidupan saya tamat, tetapi saya tahu setelah saya selesai maka keluarga saya yang masih hidup saya tinggali urusan, antara lain urusan perkuburan.

Misalnya pun saya dikremasi, tetap saja ada urusan setelahnya kalau ahli waris saya merasa perlu menyimpan abu saya.

Masalah lahan makam bagi warga Jakarta dan sekitarnya - Kompas — Blogombal.com

Salah satu masalah dalam tata ruang selain hunian adalah makam. Dengan maupun tanpa pandemi, bencana, atau perang dan genosida, kebutuhan lahan permakaman tak dapat direm.

Misalnya pun regulasi daerah membolehkan warga menguburkan jenazah di pekarangan rumah, tetap saja pada titik tertentu muncul masalah keruangan.

Masalah lahan makam bagi warga Jakarta dan sekitarnya - Kompas — Blogombal.com

Di Jabodetabek, masalah permakaman membutuhkan solusi. Kompas.com awal bulan ini mengemas paket laporan perihal masalah makam. Salah satu laporan mengisahkan Salina (35), warga Tangsel, Banten, yang menggunakan uang pensiun ayahnya untuk membeli lahan makam di Parung, Kabupaten Bogor, Jabar. Keputusan itu berdasarkan rapat keluarga justru ketika ayahnya belum pensiun.

Masalah lahan makam bagi warga Jakarta dan sekitarnya - Kompas — Blogombal.com

Sebelumnya, Oktober 2025, saudara tua Kompas.com, yakni Kompas.id — ingat, kedua media itu berbeda PT dan redaksi, namun Kompas.id muncul menyusul adiknya — juga melaporkan masalah lahan permakaman. Serangkaian laporan itu mendalam dan lengkap. Salah satunya mengabarkan:

Sebanyak 69 dari 80 tempat pemakaman umum di Jakarta sudah penuh. Pemerintah Provinsi Jakarta tengah mengkaji berbagai opsi penambahan lahan, mulai dari memperluas area makam yang sudah ada hingga membangun tempat pemakaman baru di luar wilayah Jakarta.

Dua tahun silam, Kompas juga melaporkan masalah permakaman dalam sebuah laporan visual berupa infografik.

Masalah lahan makam bagi warga Jakarta dan sekitarnya - Kompas — Blogombal.com

Ketika roh meninggalkan jasad, urusan bagi yang masih hidup di dunia belum usai. Mungkin itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lain.

Masalah lahan makam bagi warga Jakarta dan sekitarnya - Kompas — Blogombal.com

¬ Hak cipta infografik: Harian Kompas

2 Comments

Rudy Rabu 19 November 2025 ~ 19.32 Reply

Saya sudah membeli lahan untuk makam yang tidak jauh dari rumah. Dulu waktu beli, saya sempat tanya ke bagian pemasaran pemakaman itu, apakah makam yang saya beli itu siap huni?

Pemilik Blog Kamis 20 November 2025 ~ 14.17 Reply

Wah sip itu 👏🙏👍

Tinggalkan Balasan