SPBU Shell melayani pijat, bikin hati kita tersayat

Misalnya benar SPBU di Bintaro hanya bergurau dalam galau, hati kita tetap risau.

▒ Lama baca < 1 menit

View this post on Instagram

A post shared by Bintaro (@kabarbintaro)

Mungkin pegawai SPBU Shell Tangsel, Banten, ini setengah bercanda dalam duka. Karena tak ada stok bensin untuk dijual, mereka membuka jasa pijat refleksi, ongkosnya Rp1.000 per menit.

Sebelumnya mereka menjual minuman dalam botol. Sebagai orang luar yang berjarak secara geografis (32 kilometer) — berbeda provinsi, disela satu provinsi yang masih bernama DKI Jakarta, karena saya di Kobek, Jabar — saya tak tersenyum karena bagi saya tak lucu. Saya ikut prihatin.

Kompas.com (Sabtu, 28/9/2025) yang mengonfirmasi ke lokasi tak menyebut jasa pijat itu setengah serius apalagi untuk bergurau. Nyatanya mereka menolak seorang pria yang ingin dipijat, kebetulan pegawai SPBU yang ditanya itu perempuan, bernama Yeni, dan bosnya tak mengizinkan, lagi pula si karyawati juga risi kalau harus memijat lawan jenis.

Nukilan Laporan Kompas.com:

Meski demikian, Yeni menyebut pernah mendengar kabar bahwa ada karyawan yang bisa memberikan pijat refleksi, namun dirinya tidak mengetahui siapa yang dimaksud.

“Katanya sih ada (karyawan yang bisa pijat), tapi saya enggak tahu siapa. Soalnya kan sebagian dari kita itu ada yang dirumahkan,” tambahnya.

Bahlil Lahadalia tak paham derita rakyat — Blogombal.com

Saya tak merendahkan tukang pijat atau juga terapis massage, karena keluarga saya pelanggan pijat. Jadi misalnya pijat refleksi diganti pekerjaan lain, yang tak bertaut dengan SPBU, oli, dan servis mobil, maka dalam situasi dan kondisi SPBU swasta saat ini tetap pahit bagi saya. Bahkan misalnya untuk bercanda sekalipun. Taruh kata sebagai pembaca kartu tarot maupun mengajari matematika anak kelas 1 SD, karena dilakukan di area SPBU yang untuk sementara tak berfungsi.

Kita sulit memahami cara berpikir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di tengah janji pemerintah tentang 19 juta lowongan kerja. Pegawai SPBU swasta tak mendaftar lowongan melalui pemerintah. Tetapi apakah Bahlil memahami kita, yakni rakyat?

Bahlil Lahadalia tak paham derita rakyat — Blogombal.com

Oh, ada apa dengan negeri ini? Mereka yang di atas sih bilang baik-baik saja.

2 Comments

mpokb Minggu 28 September 2025 ~ 20.41 Reply

Sampai ada yg live TikTok jualan kopi dan camilan 😯
Aneh Pertamina ini..

Pemilik Blog Minggu 28 September 2025 ~ 22.13 Reply

Yang aneh atasan Pertamina

Tinggalkan Balasan