
Dari kejauhan, dua bendera di atap rumah tinggal yang tinggi itu tampak berkibar: Indonesia dan Palestina. Pasti keduanya sudah lama terpasang, namun karena angin dan cuaca maka sebagian sisi masing-masing bendera itu rusak.
Menurut Pasal 17 ayat 1 UU No. 24 Tahun 2009, bendera Merah Putih boleh dikibarkan bersanding dengan bendera negara lain. Yang tidak boleh, menurut Bab X Huruf B Pasal 151 Peraturan Menteri Luar Negeri No. 3 Tahun 2019, adalah mengibarkan bendera Israel karena RI tak punya hubungan diplomatik.
Khusus untuk bendera Taiwan, sebenarnya tak dilarang, namun harus sesuai protokol tertentu karena RI hanya mengakui RRC — one China policy.

Lalu soal bendera One Piece, yang bukan bendera suatu kebangsaan maupun negara? Larangan simbol lain setahu saya jika bendera Merah Putih dipasang di bawah bendera lain.
Info yang tersiar pokoknya One Piece itu dilarang, dan bisa berkonsekuensi pidana. Kejelasan informasi dipereteli, dipinggirkan oleh isu tandingan pendengung, misalnya hargailah pahlawan, serta jagalah persatuan dan kesatuan.

Pertama dlm sejarah Indonesia bendera one piece berkibar menjelang HUT RI ke 80, bukti yg merasakan kemerdekaan ini hanyalah para bandit bandit negara. pic.twitter.com/T3hwA2ZY2x
— Solekhan (@__PASMANTAP) July 31, 2025
—

4 Comments
Oalah penguasa, urusan mengibarkan bendera kok ya dibuat ribet, toh aturannya sudah ada. Kenapa pula lantas dihubungkan dengan memecah belah persatuan dan makar.
Cara berpikir penguasa cenderung aneh. Dalam banyak hal begitu. Termasuk dalam masalah lingkungan, yang Pak Ndobos lebih tahu.
Begitulah. Di bidang lingkungan kemarin sempat heboh soal penambangan di Raja Ampat. Padahal aturannya sudah terang benderang, di pulau kecil tidak boleh ada penambangan, titik. Lha kok malah dibawa ke mana-mana. Tapi saya tidak boleh mumet, nanti malah tidak bisa jalan pagi, rugi dia kali.
Sangat betul.
Istri saya juga ingatkan hal serupa, jangan sampe kita stres sementara yang di atas gak stres. Jangan mau rugi.
Kalo saya sih secara umum dari dulu sadar, saya nggak bisa mengubah dunia. Yang bisa saya lakukan cuma hal kecil yang menurut saya baik, dan lebih penting lagi saya nyaman melakukan.
Misalnya, kalo mau buka dan tutup pintu, seperti di minimarket, saya nengok belakang, ada orang apa nggak.
Bahwa ada saja orang tenang melenggang, mana sambil nelepon pula, atau liat layar hape, saya nggak kapok, wong saya ndak sakit hati.