
Infografik sehalaman koran Kompas hari ini (Sabtu, 2/7/2025) secara visual kuat namun sekaligus menyedihkan. Tentu derita dalam tragedi kemanusiaan tak dapat hanya dilihat dalam magnitudo, yakni besaran nilai terukur, sesuai unsur kelayakan berita dalam praktik jurnalistik old skool.

Angka saja tak cukup. Bahkan jika hanya menyangkut satu jiwa pun masalah kemanusiaan harus menjadi pengingat untuk merawat kehidupan bersama masyarakat beradab. Genosida jelas biadab, celakanya hal itu bisa menimpa siapa saja, dengan pelaku siapa saja.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh semua negeri di dunia, yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada Israel dan Amerika Serikat? Pertanyaan kita tetap menggantung sebagai tanya, tentu tanpa menafikan upaya dan sikap sejumlah negeri, termasuk yang sebelumnya disebut sebagai sahabat Israel.

Yang terjadi di Gaza bukanlah perang melainkan kejahatan yang melebihi semuanya dalam zaman modern. Hampir setengah juta orang dibiarkan kelaparan di tanahnya sendiri, bantuan pangan dan obat-obatan dihalangi, bahkan pengantre makanan ditembaki.
Genosida adalah pembunuhan suatu bangsa atau ras agar mereka punah.
¬ Hak cipta infografik: Kompas

2 Comments
Dari beberapa hari yang lalu saya berniat menulis soal genosida, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Apa yang dikatakan oleh Miriam Margolyes, bintang film pujaan saya, tentang Gaza sungguh mewakili suara hati saya. Hitler sudah menang.
😭😭😭