Film negatif dalam kulkas untuk fotografi analog, nanti butuh cuci cetak

Di dunia ini selalu ada penikmat kerepotan, dari fotografi analog, kendaraan berkarburator dan berplatina, sampai mengetik untuk blog.

▒ Lama baca < 1 menit

Film negatif dalam kulkas untuk fotografi analog, nanti butuh cuci cetak

Seorang ayah mendapati beberapa rol film negatif dalam laci pendingin, bukan pembeku, di kulkas. Rupanya putrinya masih menggemari fotografi analog yang merepotkan untuk zaman sekarang.

Dalam laci ada Kodak 200, Kodak 400, Ilford Pan 400, Lomograph Earlgray 100, dan Cinestyle 250D. Itu barang-barang yang setelah dipakai memotret harus diproses dahulu secara kimiawi. Tak sepraktis ponsel.

Film negatif dalam kulkas untuk fotografi analog, nanti butuh cuci cetak

Tiba-tiba saya merenungkan istilah cuci cetak film. Istilah cuci tak merujuk pengertian dari kotor menjadi bersih. Tetapi proses tersebut memang melibatkan air dengan “obat” khusus. Setelah kertas foto disinari pun harus direndam dahulu supaya muncul gambarnya.

Semuanya dilakukan dalam kamar gelap. Kalau sepenuhnya melibatkan alat analog, menghitung waktu saat mencuci dan mencetak film pun secara analog, termasuk dengan bergumam maupun membatin.

Film negatif dalam kulkas untuk fotografi analog, nanti butuh cuci cetak

Lalu masihkah siapa pun yang memotret dengan kamera digital, termasuk dengan ponsel, perlu memahami proses analog? Kalau mau tahu boleh, tidak pun bukan soal. Dalam fotografi digital tak perlu mengenal push, yaitu meningkatkan ISO film, misalnya dari 400 ke 1600, yang berkonsekuensi pada cara mencuci.

Tetapi sebagai klangenan, mempraktikkan fotografi analog juga baik. Seperti orang membuat pizza dengan tungku kayu bakar.

Klangenan memang mahal. Seperti orang merawat motor dan mobil lawas yang mesinnya masih memakai karburator dan platina. Di dunia ini selalu ada penikmat kerepotan. Termasuk mengisi blog dengan mengetik pada komputer maupun ponsel, padahal ada alat kecil pengonversi ucapan menjadi tulisan dalam bahasa Indonesia.

Film negatif dalam kulkas untuk fotografi analog, nanti butuh cuci cetak

2 Comments

Zam Kamis 18 April 2024 ~ 03.05 Reply

justru melakukan kerepotan ini merupakan kegiatan yang cocok untuk mengusir kejenuhan, paman..

Pemilik Blog Kamis 18 April 2024 ~ 15.46 Reply

Oh gitu ya. Menikmati keribetan 😇

Tinggalkan Balasan