↻ Lama baca < 1 menit ↬

Anjuran tak merokok dari penjual sigaret

Lihatlah gambar. Pemilik warung tak melarang, hanya menganjurkan konsumen agar tak merokok dengan bahasa yang lunak, “Lebih baik tidak.”

Pemilik warung itu dahulu seorang perokok lalu berhenti karena sering batuk. Namun dia tetap menjual rokok, dengan rak peraga dari produsen.

Sedangkan warung lain, justru karena berlokasi depan taman dan lapangan basket tempat remaja berkumpul, sejak awal memutuskan tak menjual rokok. Ketika sang istri mau bikin warung, suami mengatakan kalau nanti berjualan rokok lebih baik tidak buka warung.

Minimarket 212 dekat rumah saya juga tak menjual rokok maupun kondom. Entahlah dengan lubricant (pelincir) dan test pack. Setelah Koperasi 212 tak jelas nasibnya, minimarket itu berganti nama, dan tetap tak menjual rokok maupun kondom.

Rokok dan Etika Bisnis

Rokok di balik tirai terkuak

Jual rokok tapi jangan mencolok

Belum menutupi display rokok

Ternyata layanan berhenti merokok ada yang jaga