• Lama baca: 2 menit →

Malam sepi jendela rumah tetap terbuka agar udara tak pengap, memang sih nyamuk bersukaria

Mendadak kau mengirim pesan via WhatsApp, langsung bertanya apakah aku masih jadi makhluk nokturnal.

Kujawab rasaku tidak. Antara lain karena usia dan ingin berumur panjang dalam arti wajar: ajal datang tanpa derita panjang. Pukul sepuluh malam sampai pukul satu setelah hari bergeser adalah saat istirahat, memberikan kesempatan pada metabolisme raga bekerja.

Dan kau bertanya lagi apakah upayaku untuk tidur lebih awal selalu berhasil, maka kujawab jujur tidak. Kadang tengah malam sampai dini hari malah terbangun. Akibatnya sulit mengawali hari lebih pagi. Aku kini tidak seperti saat menjadi doktor, mondok di kantor, bisa tidur sebelum kalender berganti lalu pagi gelap berjalan kaki ke Monas, mengelilingi pelataran sekian kali.

Masih ada pertanyaan terakhir darimu, apakah malam sepi saat kantuk belum membius, masih ada nikmat menjalani kesendirian.

Masih. Masih. Musik lirih. Membaca kertas maupun layar digital. Menengok pesan dan warta di ponsel. Semuanya lebih nikmat lebih meresap lalu tak terasa kantuk secara perlahan membimbing ke alam mimpi, dan ketika aku terbangun ternyata masih di sofa, akhirnya aku sadar harus menghabiskan sisa malam di kamar.

Kebiasaan masa lalu kadang telanjur mewarnai jam biologis. Butuh perjuangan untuk kembali ke alam diurnal. Primata bernama manusia adalah sahabat mentari. Memang manusia tak menjauhi apalagi memusuhi rembulan. Surya dan candra saling melengkapi. Namun sebagian besar masa harian dijalani bersama baskara.

Pemilik BlogSenandikabegadang,diurnal,insomnia,jam biologis,kesehatan,membaca,menulis,metabolisme,musik,nokturnal,nokturno,nostalgia,nyamuk,rhoma iramaMendadak kau mengirim pesan via WhatsApp, langsung bertanya apakah aku masih jadi makhluk nokturnal. Kujawab rasaku tidak. Antara lain karena usia dan ingin berumur panjang dalam arti wajar: ajal datang tanpa derita panjang. Pukul sepuluh malam sampai pukul satu setelah hari bergeser adalah saat istirahat, memberikan kesempatan pada metabolisme raga...Suatu atau sebuah blog?