• Lama baca: 2 menit →

Contoh wang sinawang dalam kehidupan orang Jawa

“Oom, wang sinawang itu apa sih? Kan cuma saling pandang? Emang salah? Kalo sorot mata nantang, itu salah, soalnya ngajak berantem,” tanya Rudolfo Kliwon, bukan Rudolf Wage.

Kamso menjelaskan, itu tamsil Jawa. Dalam kehidupan, seseorang kadang melihat orang lain tampak lebih nyaman, urusan sandang pangan papan sudah kelar, begitu pun aktualisasi diri untuk niat egosentris maupun altruistis.

“Kalo orang lain tampak lebih enak, wajar dong kalo kita penasaran, pengin niru?”

“Iya. Tapi kita kan nggak tau sisi kecut dan pahit dalam kehidupannya? Temenku pernah saben hari main ke warung berdinding tripleks di luar kompleks, cuma minum kopi sasetan, ngobrol, karena penasaran sama wajah teduh penjualnya yang seperti nggak punya beban, selalu bicara sarèh. Padahal temenku menikmati pensiun aman secara finansial, anak-anaknya sudah mandiri, kawin semua, punya rumah.”

“Berarti temen Oom itu harus ikut yoga atau komunitas spiritual supaya seimbang.”

“Mungkin.”

“Kalo aku belum perlu. Masih akrobat gini, mikir cicilan rumah, mobil, bayar SPP anak, saben hari waswas bakal di-PHK. Liat orang lain juga punya banyak kewajiban finansial tapi kok bisa nutup, pake sisa pula. Terus terang aja aku ngiri. Penasaran, salah di mana ya akunya?”

“Coba kamu ambil meditasi dan olah tubuh buat ngelatih kesadaran seminggu aja, nggak perlu ke Ubud, ke Puncak juga bisa. Makan dari hasil kebun.”

“Ngelatih kesadaran? Aku mentally sehat, balanced. Mind, body, spirit. Pakai bayar, paket seminggu itu?”

Kamso mengangguk, tersenyum.

“Gile! Pake bayar, baru ndaftar belum berangkat udah stres.”

¬ Gambar praolah: Shutterstock dan bennylin.github.io

Pemilik BlogKamso & Kamsibahasa,bahasa Jawa,cicilan,gaji,keuangan,KPR,kredit mobil,krismon,meditasi,mesu diri,pandemis,PHK,spiritual,SPP,stres,wang sinawang,yoga'Oom, wang sinawang itu apa sih? Kan cuma saling pandang? Emang salah? Kalo sorot mata nantang, itu salah, soalnya ngajak berantem,' tanya Rudolfo Kliwon, bukan Rudolf Wage. Kamso menjelaskan, itu tamsil Jawa. Dalam kehidupan, seseorang kadang melihat orang lain tampak lebih nyaman, urusan sandang pangan papan sudah kelar, begitu pun...Suatu atau sebuah blog?