• Lama baca: < 1 menit →

Kami sekeluarga mengungsi dari rumah agar tak tertulari Covid-19

Sebagai kasus kita sudah melihatnya, bahkan mungkin mengalami: mengungsi dari rumah karena menghindar dari sergapan Covid-19.

Situasi dan kondisi setiap permukiman dan lingkungan pertetanggaan itu beragam. Bisa saja di suatu lingkungan, langkah ala keluarga Zamroni di Malang, Jatim, akan mengundang aneka respons negatif. Misalnya dicap penakut, lebay, egoistis, tidak solider, belagu, dan entah apa lagi.

Kelak misalnya, sekali lagi misalnya, keluarga lain yang mengungsi akhirnya terkena Covid-19 malah dicemooh, “Halah, akhirnya sampean dapet juga! Makanya anu anu anu…”

Salahkah jika seseorang, atau malah sekeluarga, menjauh dari wabah? Padahal tak merugikan tetangga lho.

Pemilik BlogMemoakal sehat,Covid-19,kluster,komedi,kompleks,pandemi,perkampungan,permukiman,pertetanggaan,perumahan,wabahSebagai kasus kita sudah melihatnya, bahkan mungkin mengalami: mengungsi dari rumah karena menghindar dari sergapan Covid-19. Situasi dan kondisi setiap permukiman dan lingkungan pertetanggaan itu beragam. Bisa saja di suatu lingkungan, langkah ala keluarga Zamroni di Malang, Jatim, akan mengundang aneka respons negatif. Misalnya dicap penakut, lebay, egoistis, tidak solider,...Suatu atau sebuah blog?