• Lama baca: 1 menit →

Apakah desain rumah kita boleh dipinjam untuk ditiru?

Pak Beji, yang menggunakan foto profil anjing Benji, mengeluh kepada Kamso via WA. Ada saja orang, bahkan bukan teman, tapi minta tolong saudaranya yang kenal Beji, untuk meminjam cetak biru rumahnya. Hampir semua peminta pinjam itu baby boomers, sebagian sudah pensiun.

Ah, cetak biru. Istilah lawas zaman kertas biru. Setelah ada lichtdruk atau diazo printing, kertasnya putih, tintanya kebiruan. Cetak biru rumah Beji mestinya sudah pakai plotter atau large printer. Kertas putih, tinta hitam. Untuk gambar rendering bisa cetak full color. Modeling 3D dalam video jangan ditanya.

Sebagai cetak biru, desain dengan dua tanda tangan, arsitek dan konstruktor teknik sipil, itu komplet, sejak fondasi, resapan, sampai atap bahkan jaringan listrik.

“Masalahé, satu ditolak yang lain nyusul. Foto rumahku luar dalam beredar di grup WA, jé. Aku kudu piyé, Kang?”

Kamso menjawab, ya tolak terus. Apalagi desain arsitektural rumah Beji itu pusaka, karya terakhir sang arsitek sebelum meninggal. Soal hukum desain arsitektural sila baca rujukan, misalnya ini dan itu.

Kamso kasih advis lain, “Kalo cuma desain dan rencana tapak, minta mereka buka YouTube, Pinterest, IG, dan blog. Atau minta tolong anak-anaknya nyari.”

Beji membalas, “Mereka maunya gambar teknis rancangan lengkap gratisan yang siap dikerjakan oleh pemborong, Kang.”

¬ Sketsa praolah: jhmrad.com

Pemilik BlogKamso & Kamsi3D,arsitek,arsitektur,blue print,desain interior,diazo printing,hunian,kalkir,Kamsi,Kamso,lahan,lichtdruk,media sosial,plagiarisme,plotter,rendering,rumah,WhatsAppPak Beji, yang menggunakan foto profil anjing Benji, mengeluh kepada Kamso via WA. Ada saja orang, bahkan bukan teman, tapi minta tolong saudaranya yang kenal Beji, untuk meminjam cetak biru rumahnya. Hampir semua peminta pinjam itu baby boomers, sebagian sudah pensiun. Ah, cetak biru. Istilah lawas zaman kertas biru. Setelah...Suatu atau sebuah blog?