• Lama baca: < 1 menit →

Seperti dari umumnya toko kelontong, kemarin saya mendapatkan secarik kertas bukti pembayaran yang diisi tulisan tangan dari salah satu pelapak Tokopedia. Mirip yang diberikan oleh sebagian penjual makanan jejaring Gofood, misalnya nasi goreng Kebon Sirih yang menggunakan kata “dimari” itu.

Biasanya pelapak daring menyertakan kertas cetakan komputer yang distempel. Tapi kali ini, eh untuk kesekian kali, saya menerima kertas dengan tulisan tangan. Ada sentuhan manusia di sana.

Orang yang kenyang, dan cermat, memeriksa aneka bon, setruk, kuitansi, faktur, invois (saya baru tahu, ada kata ini di KBBI), dan entah apalagi ragamnya, adalah para auditor. Pada era pra-Gojek, gerenjeng bukti bayar sewa ojek seharian dengan coretan ala resep dokter pun mereka proses.

Pemilik BlogMemoakuntansi,auditor,belanja daring,belanja online,bon,bukti pembayaran,faktur,invoice,invois,kuitansi,lampu tenaga surya,marketplace,setruk,solar power,TokopediaSeperti dari umumnya toko kelontong, kemarin saya mendapatkan secarik kertas bukti pembayaran yang diisi tulisan tangan dari salah satu pelapak Tokopedia. Mirip yang diberikan oleh sebagian penjual makanan jejaring Gofood, misalnya nasi goreng Kebon Sirih yang menggunakan kata 'dimari' itu. Biasanya pelapak daring menyertakan kertas cetakan komputer yang distempel. Tapi...Suatu atau sebuah blog?